Sekjen Herman Khaeron Buka Rakerda Demokrat di Sorong: Siapkan Strategi Politik 2029

ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya– Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gabungan Partai Demokrat Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya resmi dibuka di Aston Hotel Sorong, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Minggu sore (30/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Herman Khaeron, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, Ketua DPD Demokrat Papua Barat Daya Abdul Faris Umlati, Ketua DPD Demokrat Papua Barat Freddy Thie, Anggota Komisi VI DPR RI Dapil Papua Barat Daya Faujia Helga Tampubolon, serta sejumlah kepala daerah kader Partai Demokrat.

Bacaan Lainnya

Pembukaan ditandai dengan penabuhan tifa bersama sebagai simbol dimulainya rangkaian Rakerda yang berlangsung hingga 2 Desember 2025.

Dalam sambutannya, Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu menegaskan pentingnya konsolidasi politik di tingkat daerah sebagai upaya memastikan aspirasi masyarakat tersalurkan melalui kerja-kerja partai.

ISTORI NEWS : Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu.

“Rakerda ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan partai politik, termasuk Partai Demokrat,” ujar Gubernur Elisa Kambu.

Elisa Kambu menyampaikan bahwa semangat membangun daerah sangat tinggi, namun tidak selalu sebanding dengan ketersediaan anggaran dan kewenangan daerah.

“Semangat kita tinggi, namun tenaga tidak ada. Kewenangan terbatas, fiskal juga tidak besar. Karena itu kita perlu atensi lebih dari pusat dan dari partai,” ucapnya.

Ia meminta perhatian khusus pemerintah pusat dan para legislator terkait persoalan mendasar seperti korupsi, ketimpangan infrastruktur, serta kebijakan anggaran untuk Daerah Otonom Baru (DOB) Papua Barat Daya.

Gubernur juga mendorong adanya formula transfer keuangan pusat ke daerah yang lebih adil untuk mempercepat pembangunan di wilayah timur Indonesia.

ISTORI NEWS : Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron.

Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron dalam kesempatannya menjelaskan bahwa Rakerda merupakan agenda wajib partai sesuai ADRT, minimal sekali setiap dua tahun sebagai sarana konsolidasi setelah pelaksanaan kongres.

Herman memaparkan dua tujuan utama pelaksanaan Rakerda:
Pertama kepentingan Internal,
Konsolidasi struktur partai, Penguatan soliditas kader, Evaluasi respon publik pasca Pemilu 2024, Penyusunan strategi menuju Pemilu 2029.

Ia menginstruksikan agar seluruh kantor DPD dan DPC dibuka sebagai rumah aspirasi rakyat.

“Kami punya kader di kementerian dan DPR. Aspirasi rakyat bisa langsung dijembatani,” tegasnya.

Kedua kepentingan Eksternal
Demokrat sebagai partai pengusung Presiden Prabowo Subianto memiliki tanggung jawab mendukung suksesnya seluruh program pemerintah pusat hingga daerah.

“Hadirnya Gubernur Papua Barat Daya dalam Rakerda adalah bentuk nyata kolaborasi pemerintah daerah dan Partai Demokrat,” ujar Herman.

Pos terkait