ISTORINEWS.COM, Kota Sorong– Pemerintah Kota Sorong menyambut baik rencana kerja sama dengan PT Jamkrindo dalam upaya memberikan jaminan pembiayaan bagi pelaku usaha dan kontraktor lokal, termasuk pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Sorong.
Rencana kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi antara Pemerintah Kota Sorong dan PT Jamkrindo yang berlangsung di Ruang Rapat Wali Kota Sorong, Senin (6/10/2025).
Audiensi dipimpin oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat, didampingi Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kota Sorong Hanok J. Talla, Kepala Bagian Hukum Lodwig C. A. Malaseme, serta Plt. Kepala BPKAD Yoel O. Gifelem.
Kepala Cabang Jamkrindo, Muh Reza Farabi, menjelaskan bahwa audiensi ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan pada bulan Maret lalu. Pertemuan kali ini bertujuan membahas draf Memorandum of Understanding (MoU) antara Jamkrindo dan Pemerintah Kota Sorong.
“Kami sudah berkoordinasi dengan bagian hukum terkait draf MoU, dan saat ini sedang dalam proses finalisasi di kantor pusat. Intinya, kami ingin menjalin kerja sama resmi dengan Pemerintah Kota Sorong,” jelas Reza Farabi.
Sementara itu, Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kota Sorong, Hanok J. Talla, menilai Jamkrindo merupakan lembaga pemerintah yang kredibel dan memiliki peran penting sebagai penjamin kredit dalam berbagai proyek pembangunan maupun sektor UMKM.
“Kerja sama ini akan sangat membantu pelaku usaha di daerah. Dalam kesepakatan nanti, tergantung pelaku usaha — apakah akan diarahkan ke Jamkrindo atau lembaga lainnya,” ujarnya.
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menegaskan bahwa dirinya selalu berhati-hati dalam menandatangani setiap nota kesepahaman dan ingin memastikan manfaatnya bagi masyarakat.
“Saya sudah baca MoU-nya, tapi ingin bertemu langsung dulu, karena dampaknya ke depan cukup besar. Setelah dijelaskan, saya melihat Jamkrindo ini BUMN yang bekerja sama dengan pemerintah daerah seperti halnya bank. Sepanjang lembaga ini bisa menjamin kami untuk melakukan kredit, tentu kami terbuka,” kata Wali Kota.
Ia berharap kehadiran Jamkrindo dapat membantu pelaku usaha, terutama pengusaha asli Papua (OAP), yang sering terkendala modal awal dalam proyek pembangunan.
“Banyak pengusaha kesulitan karena harus mendahului 30 persen pekerjaan sebelum pembayaran. Kalau Jamkrindo bisa bantu menjamin, tentu sangat menolong mereka,” tambahnya.
Kepala Bagian Hukum Setda Kota Sorong, Lodwig C. A. Malaseme, menjelaskan bahwa Jamkrindo berbeda dengan lembaga keuangan lainnya karena tidak memberikan pinjaman langsung, melainkan jaminan kredit.
“Jamkrindo adalah perusahaan penjaminan terbesar di Indonesia. Mereka memiliki berbagai produk penjaminan, baik untuk program seperti KUR dan PEN maupun penjaminan non-program,” jelas Lodwig.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Jamkrindo menambahkan bahwa lembaganya berperan memberikan jaminan kepada pengusaha yang mengajukan kredit di bank.
“Kalau ada kredit macet, Jamkrindo yang akan mengganti kepada pihak bank. Kami membantu dari proses awal hingga pelaksanaan,” terangnya.
Menutup pertemuan, Asisten III Hanok J. Talla menanyakan peluang kerja sama Jamkrindo dengan Bank Papua untuk memperluas akses penjaminan bagi pelaku usaha daerah.
Kepala Cabang Jamkrindo memastikan pihaknya telah bekerja sama dengan Bank Papua dan siap berkolaborasi lebih lanjut setelah draf final MoU selesai.
Dengan adanya rencana kerja sama ini, Pemerintah Kota Sorong berharap dukungan Jamkrindo dapat memperkuat sektor UMKM dan membuka kesempatan yang lebih luas bagi pengusaha lokal untuk berkembang melalui jaminan pembiayaan yang mudah dan terpercaya. (diskominfo kota sorong)















Hari ini : 375
Kemarin : 853
Total Kunjungan : 312643
Hits Hari ini : 631
Who's Online : 7