ISTORINEWS.COM, Manokwari – Aksi unjuk rasa yang berlangsung di hampir seluruh wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir diwarnai kericuhan, pengrusakan, hingga pembakaran fasilitas umum. Namun, situasi berbeda terjadi di Tanah Papua, khususnya di Provinsi Papua Barat.
Selama dua hari aksi yang dilakukan mahasiswa dan masyarakat di Manokwari, aspirasi disampaikan secara damai tanpa adanya insiden maupun tindakan anarkis, baik dari peserta aksi maupun aparat keamanan.
Wakil Ketua II DPR Papua Barat, Syamsudin Seknun, mengapresiasi kinerja aparat keamanan, mulai dari Kapolda Papua Barat, Kapolresta Manokwari, Pangdam XVIII/Kasuari, hingga Kabinda Papua Barat. Menurutnya, pendekatan humanis yang dilakukan mampu meredam kekhawatiran masyarakat.
“Kita lihat di media sosial, di daerah lain aksi demo berakhir di luar tujuan awal, bahkan disertai pembakaran dan pengrusakan. Tapi di Papua Barat kita patut bersyukur, karena dengan komunikasi yang baik, organisasi mahasiswa dan masyarakat bisa menyampaikan aspirasi tanpa kekerasan,” ujar Syamsudin Seknun kepada wartawan usai menerima massa aksi damai di Manokwari, Rabu (3/9/2025).
Ketua Majelis Wilayah KAHMI Papua Barat itu menegaskan, kondisi kamtibmas yang tetap kondusif tidak lepas dari kerja keras aparat keamanan. Hal ini, kata dia, memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Lebih lanjut, Seknun memastikan aspirasi mahasiswa yang ditujukan kepada DPR Papua Barat akan segera ditindaklanjuti.
“Dalam satu dua hari ke depan DPRP akan menggelar rapat untuk membahas tuntutan masyarakat. Aspirasi ini juga akan kami kawal hingga ke pemerintah pusat,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh pimpinan dan anggota DPR Papua Barat tetap berada di Manokwari untuk mendengar dan menindaklanjuti tuntutan masyarakat.











Hari ini : 1116
Kemarin : 2229
Total Kunjungan : 440031
Hits Hari ini : 2115
Who's Online : 19