ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Genap berusia satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sorong, berbagai program prioritas yang dijanjikan saat kampanye mulai direalisasikan.
Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen bekerja nyata, bukan sekadar menyampaikan janji.
Pernyataan itu disampaikan saat sambutan perayaan satu tahun kepemimpinan dirinya bersama Anshar Karim sebagai wali kota dan wakil walikota Sorong di gedung LJ, Senin (23/2/2026).
“Puji Tuhan, apa yang kami janjikan kepada masyarakat sudah berjalan. Semua ini tentu tidak terlepas dari dukungan masyarakat selama satu tahun ini,” ujarnya.
Dikatakannya, salah satu capaian yang disoroti adalah perubahan wajah Kota Sorong dalam sembilan bulan terakhir.
Kebersihan kota mulai terlihat di sejumlah titik, seiring dengan penataan lingkungan yang dilakukan pemerintah daerah.
Selain itu, upaya pengendalian banjir juga menjadi fokus, melalui pembangunan kanal banjir di sejumlah kawasan rawan genangan. Langkah ini dinilai sebagai bagian dari komitmen mewujudkan kota yang tertata dan nyaman bagi masyarakat.
Program sekolah gratis yang menjadi salah satu janji utama pasangan ini juga telah berjalan. Meski demikian, Lobat mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan yang perlu dibenahi agar pelaksanaannya semakin optimal.
“Kita tidak hanya bicara, tapi melakukan. Sekolah gratis sudah jalan, pengendalian banjir kita lakukan, walaupun masih ada kekurangan yang harus kita perbaiki,” tegasnya.
Ia menambahkan, konsistensi terhadap janji politik menjadi komitmen utama pemerintahannya.
Pemerintah Kota Sorong, kata dia, tidak akan menjalankan program di luar visi yang telah disampaikan kepada masyarakat, yakni mewujudkan Kota Sorong yang maju, bersih, hijau, aman dan sejahtera.
Ke depan, Pemerintah Kota Sorong akan memprioritaskan penguatan infrastruktur kesehatan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan.
Lobat mengakui keterbatasan anggaran masih menjadi tantangan, namun pihaknya terus berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna mendongkrak APBD agar program prioritas dapat berjalan maksimal.
“Insentif dokter juga perlu ada tambahan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pemangku kepentingan, pemerintah pusat, serta Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, atas dukungan bantuan keuangan untuk mendukung program sekolah gratis di Kota Sorong.
“Kami mohon dukungan semua stakeholder agar kita bisa bersinergi dan berkolaborasi membangun Kota Sorong empat tahun ke depan,” pungkasnya.












Hari ini : 1080
Kemarin : 1266
Total Kunjungan : 449300
Hits Hari ini : 3063
Who's Online : 2