Temukan Puluhan ODGJ, YKAM Sorong Ajak Pemda Kota Sorong Perkuat Penanganan Terpadu

ISTORI NEWS : Ketua Yayasan Kasih Agape Malaimsimsa (YKAM) Sorong, Pdt. Orpa Osok (tengah) didampingi Wakil Ketua YKAM, Pdt. Roy Samson (kanan) dan Kepala Panti putera, Christian Rumsumbre (kanan).

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong — Kepala Panti Putra Yayasan Kasih Agape Malaimsimsa Sorong, Christian Rumsumbre, menyampaikan bahwa pihaknya telah melaksanakan pendataan dan visitasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di berbagai titik wilayah Kota Sorong sejak Maret hingga April 2026.

Pendataan tersebut mencakup sejumlah wilayah, di antaranya Tanjung Kasuari, Rufei, Kampung Baru, hingga wilayah Sorong Kepulauan (Doom). Dari hasil penjangkauan awal, tim menemukan sekitar 60 ODGJ di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

“Di sini kami melakukan pendataan sekaligus visitasi untuk mengetahui kondisi mereka serta mencari keberadaan keluarga masing-masing,” ujarnya, saat menyampaikan keterangan, Selasa (12/5/2026).

Ia menjelaskan, pada akhir April 2026, tim kembali melakukan penjangkauan di wilayah perbatasan kota hingga Kilometer 18 sampai Kilometer 15. Dari lokasi tersebut, ditemukan tambahan sekitar 20 orang dengan kondisi serupa.

Dengan demikian, total sementara hasil pendataan di beberapa titik yang telah dijangkau mencapai lebih dari 70 hingga 80 orang. Namun ia menegaskan, jumlah tersebut masih belum mencakup seluruh wilayah Kota Sorong.

“Target kami sebenarnya bisa mencapai 100 orang bahkan lebih, mungkin bisa sampai 200, karena masih banyak yang belum terdata,” jelasnya.

Menurutnya, masih banyak ODGJ maupun warga dengan gejala gangguan jiwa yang berada di dalam rumah-rumah warga, bukan hanya yang terlihat di jalan atau area publik.

“Selama ini yang terlihat hanya di pinggir jalan atau sekitar pertokoan, padahal di rumah-rumah juga masih banyak yang belum terjangkau,” tambahnya.

Ia menegaskan, temuan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi semua pihak, baik pemerintah daerah, lembaga terkait, maupun masyarakat, dalam penanganan ODGJ di Kota Sorong.

“Kami berharap ada kerja sama semua pihak agar penanganan ini bisa dilakukan lebih baik dan menyeluruh,” ujarnya.

Pihak yayasan juga mengimbau keluarga untuk lebih terbuka dan mendukung proses pendataan serta penanganan, sehingga upaya rehabilitasi dapat berjalan optimal.

“Ini menjadi perhatian kita bersama. Kami harapkan dukungan keluarga agar proses penanganan dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.

Pos terkait