ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Seorang murid SMK Negeri 1 Kota Sorong, Marlince Yadafat, menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Prabowo Subianto atas dukungan pemerintah terhadap pembangunan fasilitas pendidikan di sekolahnya.
Ungkapan tersebut dibacakan langsung di hadapan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam kunjungan kerja di Kota Sorong, Rabu (27/5/2026).
Dalam surat yang dibacakannya, Marlince mewakili siswa-siswi SMKN 1 Kota Sorong menyampaikan apresiasi atas bantuan pembangunan perpustakaan, toilet sekolah, serta program makan bergizi yang dinilai sangat membantu proses belajar para murid.
“Dengan hormat, kami siswa-siswi SMK Negeri 1 Sorong menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, atas bantuan pembangunan perpustakaan, toilet, dan juga makan bergizi di sekolah,” ujar Marlince.
Ia mengatakan, kehadiran perpustakaan baru membuat para murid semakin termotivasi untuk membaca dan menambah wawasan. Selain itu, fasilitas toilet yang lebih layak turut meningkatkan kenyamanan dan kebersihan lingkungan sekolah.
“Dengan adanya perpustakaan yang lebih baik, kami menjadi lebih semangat untuk membaca, belajar, dan menambah wawasan,” katanya.
Marlince juga mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan di Tanah Papua. Menurutnya, dukungan sarana pendidikan tersebut memberikan semangat baru bagi para pelajar untuk terus berkembang dan meraih cita-cita.
“Kami merasa sangat bersyukur dan bangga atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan di daerah kami,” tuturnya.
Di akhir penyampaiannya, Marlince menegaskan komitmen para murid untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang telah diberikan dengan sebaik-baiknya.
Sementara itu, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan pentingnya menjadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman dan aman bagi anak-anak.
Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar untuk mencetak generasi yang cerdas dan mandiri, tetapi juga menjadi ruang membangun integrasi sosial di tengah keberagaman.
“Sekolah adalah rumah kedua bagi anak-anak kita. Dengan itu, sekolah adalah miniatur Indonesia,” ujar Abdul Mu’ti.












Hari ini : 860
Kemarin : 1266
Total Kunjungan : 449080
Hits Hari ini : 2220
Who's Online : 12