ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Cabang Sorong menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Polri dalam mengusut dugaan tindak pidana korupsi, suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang saat ini menjadi perhatian publik.
Pelaksana Tugas (Plt) PERMAHI Cabang Sorong, Sabrin, mengatakan penegakan hukum terhadap perkara korupsi merupakan bentuk komitmen aparat penegak hukum dalam memberantas kejahatan yang merugikan negara dan masyarakat.
“Dukungan ini merupakan bentuk komitmen kami terhadap upaya pemberantasan korupsi yang harus dilakukan secara profesional, transparan, dan berdasarkan prinsip supremasi hukum,” kata Sabrin dalam keterangan persnya, Jumat (17/7/2026).
Menurutnya, penanganan perkara yang berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN (Persero), pengelolaan PT ASABRI (Persero), serta dugaan TPPU dalam penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI harus berjalan secara objektif dan bebas dari intervensi.
Sabrin menilai temuan barang bukti berupa uang tunai, mata uang asing, dan emas batangan senilai ratusan miliar rupiah menunjukkan bahwa praktik korupsi dan pencucian uang merupakan kejahatan serius yang harus ditindak tegas.
“Temuan barang bukti berupa uang tunai, mata uang asing, dan emas batangan bernilai ratusan miliar rupiah menunjukkan bahwa praktik korupsi dan pencucian uang merupakan kejahatan serius yang harus ditindak secara tegas,” tegasnya.
Ia berharap proses penyidikan dapat dilakukan secara objektif dan menyentuh seluruh pihak yang terbukti terlibat tanpa pandang bulu.
Sebagai organisasi mahasiswa yang bergerak di bidang hukum, PERMAHI Cabang Sorong menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses penegakan hukum serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.
PERMAHI juga mengajak seluruh elemen masyarakat, kalangan akademisi, dan organisasi kepemudaan untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Sabrin menambahkan, keberhasilan pengungkapan perkara tersebut akan menjadi momentum penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
“Dengan dukungan seluruh elemen bangsa, upaya pemberantasan korupsi dan tindak pidana pencucian uang diharapkan dapat berjalan optimal demi terwujudnya Indonesia yang berkeadilan dan berintegritas,” pungkasnya. (*)












Hari ini : 541
Kemarin : 1580
Total Kunjungan : 515971
Hits Hari ini : 1166
Who's Online : 14