Ibadah Malam Kudus di Jemaat Ekklesia Klasaman, Ini Pesan Damai Sejahtera dari Nabi Mikha

Antusias warga jemaat GKI Ekklesia Klasaman Sorong pada ibadah Malam Kudus di gereja Ekklesia Klasaman Sorong.

Istorinews.com, Sorong– Sore ini Selasa (2024) seluruh warga jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) di Tanah Papua melaksanakan ibadah Malam Kudus, sambut Natal 25 Desember 2024 di setiap jemaatnya masing-masing.

Tidak terkecuali Jemaat GKI Ekklesia Klasaman Sorong. Tampak warga jemaat dengan antusias mengikuti ibadah Malam Kudus yang dilaksanakan sebanyak dua kali pada pukul 17.00 dan pukul 19.00 WIT.

Bacaan Lainnya

Ketua Pelaksana Harian Majelis Jemaat (PHMJ) Ekklesia Klasaman Sorong, hamba Tuhan Pdt. Yohanes Satu, S.Th, M.Mis, memimpin ibadah Malam Kudus jam pertama (17.00 WIT).

Pdt. Yohanes Satu dalam khotbahnya menyampaikan pesan Natal yang terdapat dalam Kitab Mikha 5:1-4 dan Petrus 1:3-5 tentang Raja Mesias penyelamat Israel serta Pengharapan Iman dan Kasih.

Khotbah Pdt. Yohanes Satu pada ibadah Malam Kudus di Jemaat GKI Ekklesia Klasaman Sorong.

Tema khotbah yang disampaikan Pdt Yohanes Satu adalah “Janji yang selalu digenapi, Percaya sudah mendapatkannya”.

“Kita bicara damai sejahtera itu, kita sering terjebak dalam pikiran-pikiran picik, namun sesungguhnya damai sejahtera itu melingkupi totalitas dalam kehidupan kita dalam suasana hati sebagai orang percaya,” ujar Pdt. Yohanes Satu.

Dalam khotbahnya, ia menjelaskan bagaimana nabi Mikha menjalani kehidupannya ditengah-tengah orang-orang yang terjerumus dalam dosa dan ketidak adilan dan ketidak beneran.

“Mikha menyampaikan, karena dosa tidak ada kompromi, Samaria dengan Yehuda akan di luluh lantahkan oleh Tuhan karena tidak ada lagi kebenaran dan ketidak adilan serta damai sejahtera,” terangnya.

Namun kata Pdt Yohanes Satu, bahwa nabi Mikha juga datang membawa suara kenabian dalam kebenaran, keadilan, damai sejahtera dan pemulihan.

“Nabi Mikha menyampaikan akan datang Juru Selamat yang membawa pemulihan bagi orang percaya kepada Yesus. Karena Yesus datang membawa damai sejahtera,” tandasnya.

Kata Pdt Yohanes Satu, lewat kesaksian nabi Mikha, apakah akan datang damai sejahtera dalam kehidupan kita saat ini ?

“Jawabannya ada pada Kitab (Petrus 1:3-5) yaitu; Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,
untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.
Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah karena imanmu sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir,” jelas Pdt Yohanes Satu.

Ia juga mengajak seluruh warga jemaat untuk selalu bersyukur atas kabar suka cita yang disampaikan nabi Mikha karena datangnya damai sejahtera atas kedatangan pengharapan iman kekristenan Yesus Kristus itu sendiri.

Pdt. Yohanes Satu juga berharap agar warga jemaat Ekklesia Klasaman Sorong harus merefleksikan nubuatan nabi Mikha tentang datangnya damai sejahtera yaitu Yesus Kristus untuk melakukan pemulihan.

“Sebagai hamba Tuhan, saya mengajak seluruh warga jemaat untuk selalu bersyukur atas kabar suka cita yang disampaikan nabi Mikha karena datangnya damai sejahtera atas kedatangan pengharapan iman kekristenan Yesus Kristus sang putera Natal,” tandasnya.

Di akhir ibadah Malam Kudus, Pdt.Yohanes Satu atas nama PHMJ dan keluarga menyampaikan Selamat merayakan Natal kepada seluruh umat Kristiani di mana berada, khususnya warga jemaat Ekklesia Klasaman Sorong.

“Atas nama Pelaksana Harian Majelis Jemaat dan keluarga saya menyampaikan selamat merayakan Natal Kristus 25 Desember 2025 kepada seluruh jemaat Ekklesia Klasaman Sorong. Kami juga mohon maaf jika selama pelayanan kami ada hal-hal yang kurang dan salah,” kata Pdt.Yohanes Satu.

 

Pos terkait