ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Dinas Kesehatan Kota Sorong menggelar imunisasi massal sebagai langkah pencegahan menyusul meningkatnya kasus campak dan ditemukannya kasus positif difteri di wilayah Kota Sorong.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sorong menjelaskan, pelaksanaan imunisasi massal dilakukan karena adanya peningkatan kasus campak secara nasional, termasuk di Kota Sorong.
“Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium yang kami kirim ke Balai Kesehatan Masyarakat di Surabaya, terdapat delapan kasus campak yang dinyatakan positif,” ujarnya.
Selain itu, Dinas Kesehatan juga menemukan satu kasus positif difteri setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium. Sesuai kriteria Kejadian Luar Biasa (KLB), satu kasus positif difteri sudah cukup untuk menetapkan status KLB.
“Untuk difteri ada satu kasus positif, sehingga dinyatakan sebagai kejadian luar biasa. Karena itu Pemerintah Kota Sorong melalui Wali Kota sudah mengeluarkan surat keputusan penetapan status KLB difteri dan peningkatan kasus campak di Kota Sorong,” jelasnya.
Berdasarkan kondisi tersebut, Dinas Kesehatan Kota Sorong mulai melakukan launching imunisasi massal sejak April 2026. Program ini menyasar anak usia dua bulan hingga 10 tahun.
Untuk imunisasi difteri, jumlah sasaran mencapai 44.277 anak. Namun hingga 12 Mei 2026, jumlah anak yang sudah menerima imunisasi baru mencapai 2.999 anak.
Sementara untuk imunisasi campak, target sasaran sebanyak 28.176 anak dan capaian sementara baru mencapai 395 anak.
Pelaksanaan imunisasi dilakukan secara bertahap dalam tiga dosis. Dosis pertama dimulai pada April, dosis kedua dilanjutkan pada Mei, dan dosis ketiga dijadwalkan pada Oktober 2026.
“Jarak antara dosis pertama dan kedua itu satu bulan, sedangkan dosis kedua ke dosis ketiga lima bulan,” katanya.
Dinas Kesehatan Kota Sorong juga telah membentuk tim di seluruh puskesmas untuk memperluas pelayanan imunisasi.
Pelayanan tidak hanya dilakukan di gedung puskesmas, tetapi juga melalui posyandu, sekolah-sekolah, hingga tempat umum seperti pusat perbelanjaan dan taman kota.
“Kami akan membuka pelayanan imunisasi di tempat-tempat umum seperti mall maupun taman agar masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan imunisasi,” tambahnya.
Pemerintah Kota Sorong berharap masyarakat dapat mendukung program imunisasi massal tersebut guna mencegah penyebaran campak dan difteri, khususnya pada anak-anak.













Hari ini : 875
Kemarin : 1606
Total Kunjungan : 421083
Hits Hari ini : 1535
Who's Online : 11