Jaga Stabilitas Daerah, Pemprov Papua Barat Daya Optimalkan Peran FKDM

ISTORI NEWS : Jaga Stabilitas Daerah, Pemprov Papua Barat Daya Optimalkan Peran FKDM.

ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya menegaskan pentingnya peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dalam menjaga stabilitas daerah dan mendukung keberhasilan pembangunan di Papua Barat Daya.

Hal itu disampaikan Gubernur Papua Barat Daya melalui Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Vicktor Solossa, saat membuka Rapat Koordinasi FKDM Papua Barat Daya di Belagri Hotel, Sabtu (13/6/2026).

Bacaan Lainnya

Vicktor mengatakan, sebagai provinsi termuda di Indonesia, Papua Barat Daya masih membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi pembangunan.

ISTORI NEWS : Plt. Kepala Kesbangpol Papua Barat Daya, George Japsenang.

Menurutnya, FKDM memiliki peran strategis sebagai wadah deteksi dini dan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyikapi berbagai dinamika sosial, politik, dan ekonomi yang berkembang di Tanah Papua.

Karena itu, keberadaan FKDM perlu diperkuat hingga tingkat kabupaten, kota, distrik, dan kampung agar informasi serta kebijakan pemerintah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.

Ia juga berharap anggota FKDM menjadi mitra pemerintah dalam memberikan edukasi terkait program pembangunan, termasuk program strategis seperti cetak sawah yang bertujuan memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap sinergi pemerintah dan masyarakat semakin kuat dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Plt. Kepala Kesbangpol Papua Barat Daya, George Japsenang, mengatakan forum tersebut dibentuk untuk melakukan identifikasi berbagai persoalan sosial yang berpotensi berkembang menjadi konflik yang lebih besar apabila tidak ditangani sejak dini.

“Forum ini bekerja untuk mencari informasi, melakukan mitigasi, mengumpulkan data, dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah terkait langkah-langkah pencegahan maupun penyelesaian masalah yang muncul di masyarakat,” ujarnya.

Menurut George, keberadaan FKDM sangat penting karena berfungsi sebagai mitra pemerintah dalam memperoleh informasi awal mengenai berbagai isu yang berkembang di masyarakat. Informasi tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam mengambil langkah antisipatif.

Ia menyebutkan FKDM dapat diibaratkan sebagai “intelijen masyarakat” yang bertugas memberikan informasi kepada pemerintah serta bekerja sama dengan aparat keamanan, baik TNI maupun Polri, dalam menjaga stabilitas dan keamanan daerah.

“Harapan kami, dengan adanya forum ini, berbagai persoalan maupun potensi gangguan yang dapat berkembang menjadi masalah yang lebih besar dapat dideteksi dan dimitigasi sejak awal,” katanya.

George menjelaskan, FKDM dibentuk dari berbagai unsur masyarakat sehingga mampu menghadirkan perspektif yang beragam dalam mengidentifikasi persoalan di lapangan. Unsur-unsur tersebut meliputi kepala suku, akademisi, pemuda, media, serta tokoh perempuan.

“Ini merupakan bentuk kolaborasi berbagai elemen masyarakat untuk memberikan informasi awal terkait potensi-potensi yang mungkin terjadi di lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Melalui pembentukan FKDM, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berharap tercipta sistem kewaspadaan dini yang lebih efektif guna mendukung keamanan, ketertiban, dan stabilitas sosial di wilayah Papua Barat Daya.

Pos terkait