ISTORINEWS.COM, Raja Ampat– Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, melantik Pejabat Administrator dan Pengawas di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat Tahun 2025, bertempat di heung Asesment Pemkab Raja Ampat, Senin (19/5/2025).
Pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Raja Ampat ini merupakan yang pertama kali sejak kepemimpinan Bupati Orideko Burdam dan Wakil bupati Mansyur Syahdan.
Sebanyak 8 orang pejabat yang diambil sumpah dan janji oleh Bupati Orideko Burdam, diantaranya 3 pejabat tinggi eselon IIb dan 5 pejabat administrator atau eseion III di lingkungan Pemkab Raja Ampat.
Bupati Orideko Burdam mengatakan, mutasi atau promosi jabatan yang dilakukan adalah suatu hal yang wajar dan merupakan hal biasa, yang memang harus dilakukan sebagai bagian dinamisasi dari proses penyegaran dan penyesuaian kebutuhan personil dalam sebuah organisasi birokrasi.
Menurutnya sebagai bagian dari dinamisasi proses, maka mutasi dan promosi jabatan seperti ini, akan selalu ada selama kebutuhan dan situasi organisasi menghendakinya.
“Kegiatan pelantikan dan mutasi pejabat adalah bagian dari kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan, serta merupakan bagian dari pola pembinaan karier pegawai,” ujar Orideko Burdam dalam sambutannya.
Dikatakan, pengembangan karier pegawai tidak dilakukan semata-mata untuk kepentingan pegawai yang bersangkutan, melainkan lebih diutamakan untuk melakukan pembenahan dan pemantapan organisasi guna meningkatkan kinerja penyelenggaraan tugas dan pelayanan umum.
“Parameter utama yang digunakan dalam menentukan jabatan bagi setiap pegawai dilakukan melaui pertimbangan kapasitas, kompetensi, integritas, loyalitas, moralitas, pangkat, serta nilai pengabdian dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab kepada negara,” terangnya.
Bupati menegaskan agar Sekretaris Daerah segera melakukan uji kompetensi secara menyeluruh kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat.
Uji kompetensi ini penting untuk memastikan bahwa setiap Pimpinan Tinggi Pratama yang menduduki jabatan memiliki kapasitas, kapabilitas, dan integritas yang sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Kepada saudara-saudari yang baru saja dilantik maupun yang mengalami penyegaran jabatan, saya ingin menegaskan beberapa hal penting:
Bupati memberi ketegasan terkait beberapa hal penting kepada pejabat yang baru saja dilantik maupun yang mengalami penyegaran jabatan.
* Pertama, Tingkatkan Profesionalisme dan Integritas;
Jabatan yang diamanahkan hari ini adalah bentuk kepercayaan negara dan masyarakat. Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, dan integritas tinggi.
* Kedua, Percepat Adaptasi dan Kolaborasi;
Segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru, bangun komunikasi dan kolaborasi yang efektif dengan seluruh elemen organisasi.
* Ketiga, Dorong Inovasi dan Efektivitas Kerja;
Jadikan pelantikan ini sebagai momentum untuk melakukan inovasi, memperbaiki tata kelola, serta meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.
* Keempat, Fokus pada Kinerja dan Hasil;
Laksanakan tugas berdasarkan target kinerja yang terukur, sehingga dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pencapaian visi dan misi Kabupaten Raja Ampat.
Pelantikan dan penyegaran organisasi ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan efektivitas pemerintahan dan percepatan laju kinerja organisasi.
“Dinamika birokrasi menuntut adanya penyesuaian, baik dari sisi struktur maupun sumber daya manusia, agar seluruh perangkat daerah mampu menjawab tantangan pembangunan secara optimal,” tegas Bupati Orideko Burdam.












Hari ini : 825
Kemarin : 2229
Total Kunjungan : 439740
Hits Hari ini : 1477
Who's Online : 9