Lompat Partai, Wakil Wali Kota Sorong Anshar Karim Kini Pimpin Demokrat

Foto bersama.Ketua DPC Demokrat Kota Sorong, Anshar Karim dan Ketua Umum partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

ISTORINEWS.COM, Sorong- Wakil Walikota Sorong, Anshar Karim resmi ditunjuk Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menahkodai Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Sorong.

Sebelumnya Anshar Karis adalah kader Partai Amanat Nasional (PAN) dan sekaligus mengusung dirinya untuk maju sebagai Wakil Walikota Sorong berpasangan dengan Septinus Lobat pada Pilkada serentak 2024 lalu.

Bacaan Lainnya

Anshar Karim ditunjuk memimpin Demokrat Kota Sorong berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Demokrat nomor: 05/SK/DPP.PD/DPC/V/2025 tentang Pergantian pelaksana Tugas ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya yang ditandatangani Ketua umum Agus Harimurti Yudhoyono dan Sekjen Herman Khaeron .

SK DPP Partai Demokrat tertanggal 14 Mei 2025 tersebut juga menegaskan Anshar Karim menggantikan Plt.Ketua DPC Demokrat sebelumnya Selestinus Paundanan.

* Sikap Pengurus PAN Kota Sorong

Bagaiman sikap Partai Amanat Nasional (PAN) yang sebelumnya mejadikan Ashar Karim sebagai kader dan mengusung berpasangan dengan Septinus Lobat saat bertarung pada pilkada kota Sorong tahun 2024 lalu.

Untuk diketahui pasangan Septinus Lobat – H. Anshar Karim diusung koalisi Partai Amanat Nasional (PAN) NasDem, PSI dan Buruh sebagai peserta pilkada serentak 2024 melawan tiga pasangan lain termasuk yang diusung parpol lainnya.

Ketua DPD PAN Kota Sorong, Muhammad Rofiq, yang ditemui awak media di kediamannya belum lama ini, membenarkan jika Anshar Karim pernah menjadi anggota Partai Amanat Nasional.

Anshar Karim masuk PAN sejak 11 Juni 2024, tepatnya setelah penetapan perolehan kursi Parpol hasil pemilihan legelatif oleh KPU.

Kemudian mengembalikan Kartu Tanda Anggotanya atau mundur dari PAN pada 14 Mei 2025  atau kurang dari sebulan sejak dikeluarkan SK DPP Partai Demokrat.

Ditanya bagaimana sikap PAN setelah Anshar Karim Lompat Partai Demokrat ?

Muhammad Rofiq, memilih diam ketika ditanya sikap PAN setelah Anshar Karim memilih pindah ke Demokrat.

Namun dirinya menjelaskan, menjadi anggota Partai Politik manapun adalah hak prerogatif setiap warga negara indonesia sementara terkait menyalahi etika politik atau tidak.

“Biarkan saja masyarakat yang menilainya,” tandas Rofiq.

Namun politisi senior partai amanat nasional ini kembali menegaskan  bahwa pasangan Septinus Lobat – Anshar Karim harusnya lebih fokus untuk memenuhi janji-janji politiknya saat kampanye, karena tugas Wali Kota dan Wakil Wali Kota cukup berat.

“Kami semua sebagai partai pengusung berharap wakil walikota fokus dan serius memenuhi janji politik saat kampanye,” terangnya.

Menurut Rofiq, posisi wakil walikota cukup berat untuk memenuhi janji-janji politiknya dan sebagai partai pengusung merasa terbebani secara moral, jika pasangan yang diusungnya tidak mampu memuaskan rakyat sesuai janji politiknya.

“Sebagai partai pengusung berharap Anshar Karim lebih serius dan kerja keras agar semua partai yang mengusungnya merasa puas dan tidak salah mengusung,” tandas Rofik.

Menindaklanjuti sikap politik Anshar Karim tersebut, DPD PAN Kota Sorong akan melakukan koordinasi secara interal ke DPP PAN di Jakarta dalam waktu dekat.

Pos terkait