ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya – Wakil Gubernur Papua Barat Daya Ahmad Nausrau memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan puasa dengan mekanisme penyaluran yang disesuaikan, agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah puasa para siswa.
Ahmad Nausrau yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Satgas MBG Papua Barat Daya mengatakan, penyesuaian dilakukan untuk memastikan seluruh penerima manfaat di sekolah tetap terlayani secara adil dan tepat sasaran.
“Penyaluran MBG selama bulan puasa tetap berjalan seperti biasa. Hanya saja akan diatur, para siswa akan didata berdasarkan agama, apakah muslim, nasrani, atau agama lainnya, supaya penyalurannya bisa dipisahkan,” ujar Ahmad Nausrau usai meninjau langsung pelaksanaan MBG di SMA Negeri 2 Kota Sorong, Senin (9/2/2026).
Ia menjelaskan, pendataan tersebut bertujuan agar siswa muslim yang menjalankan ibadah puasa tidak terganggu, sementara siswa non-muslim tetap memperoleh makanan bergizi gratis sesuai jadwal.
Selain itu, Ahmad Nausrau menegaskan bahwa siswa perempuan muslim yang sedang mengalami menstruasi tetap akan menjadi penerima manfaat MBG selama bulan puasa.
“Prioritas MBG saat puasa akan menyasar siswa yang beragama Kristen, serta siswa perempuan muslim yang sedang datang bulan,” tegasnya.
Kebijakan serupa juga akan diterapkan bagi peserta didik jenjang SD hingga TK. Pengaturan teknis penyaluran nantinya akan dikoordinasikan oleh pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di masing-masing wilayah.
“Intinya, selama bulan puasa program MBG tetap jalan,” tandas Ahmad Nausrau.
Ia juga memastikan bahwa seluruh penerima manfaat tetap memperoleh asupan gizi seimbang selama Ramadan.
Selain berdampak pada peningkatan gizi anak-anak sekolah, program MBG diharapkan terus mendorong keterlibatan UMKM lokal agar manfaat sosial dan ekonomi dari program ini semakin luas dirasakan masyarakat Papua Barat Daya.













Hari ini : 1360
Kemarin : 1344
Total Kunjungan : 419962
Hits Hari ini : 2962
Who's Online : 15