Petugas Kebersihan Mengadu, Wakil Wali Kota Sorong Ancam Putus Kontrak Perusahaan

DISKOMINFO KOTA SORONG : Petugas Kebersihan Mengadu, Wakil Wali Kota Sorong Ancam Putus Kontrak Perusahaan.

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong- Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md, turun langsung menemui para petugas kebersihan yang menyampaikan aspirasi di Lapangan Kantor Wali Kota Sorong, Kamis (15/1/2026).

Langkah tersebut menunjukkan komitmen Pemerintah Kota Sorong dalam memperhatikan kesejahteraan tenaga kebersihan yang memiliki peran vital menjaga kebersihan kota.

Bacaan Lainnya

Dalam pertemuan itu, perwakilan petugas kebersihan mengungkapkan sejumlah persoalan yang mereka alami selama bekerja. Salah satunya belum adanya kontrak kerja meskipun mereka telah bekerja selama kurang lebih enam bulan.

Mereka menyebutkan, sejak awal bekerja pihak manajemen menyampaikan masih dalam masa transisi sehingga kontrak belum diterbitkan.

Selain persoalan kontrak, para petugas juga menyampaikan adanya informasi kontrak kerja yang akan dibuat dua kali, serta belum adanya jaminan perlindungan bagi pekerja yang mengalami sakit atau kecelakaan kerja di lapangan.

Mereka juga menyoroti hak lembur, khususnya saat Hari Raya Natal, yang dinilai belum dibayarkan sesuai ketentuan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Wali Kota Sorong menyampaikan apresiasi atas kerja keras para petugas kebersihan yang dinilainya telah berkontribusi besar terhadap perubahan wajah Kota Sorong dalam beberapa bulan terakhir.

“Kita semua melihat bahwa dalam lima bulan terakhir Kota Sorong sudah banyak berubah dan semakin bersih. Itu semua tidak terlepas dari kerja keras bapak dan ibu semua,” ujar Anshar Karim.

Terkait permasalahan kontrak kerja, Wakil Wali Kota menegaskan akan memberikan waktu selama lima hari kepada pihak manajemen untuk menyelesaikan kontrak seluruh petugas kebersihan.

“Saya beri kesempatan lima hari kepada manajemen untuk menyelesaikan kontrak kerja. Jika tidak diselesaikan, maka kontrak perusahaan tidak akan kami perpanjang dan Pemerintah Kota Sorong akan mencari perusahaan lain yang lebih bertanggung jawab terhadap karyawannya,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya jaminan perlindungan kesehatan dan keselamatan kerja bagi para petugas kebersihan, termasuk kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Terkait BPJS dan perlindungan pekerja, saya akan memanggil manajemen dan meminta hal ini diperhatikan dengan serius,” lanjutnya.

Menurut Wakil Wali Kota, persoalan kesejahteraan petugas kebersihan tidak bisa dianggap sepele, mengingat kebersihan kota merupakan bagian penting dari visi Pemerintah Kota Sorong.

“Ini bukan main-main. Visi kami adalah menjadikan Kota Sorong bersih, dan itu harus didukung dengan perlakuan yang adil kepada para petugas kebersihan,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, Wakil Wali Kota Sorong mengapresiasi keterbukaan para petugas kebersihan dalam menyampaikan aspirasi serta meminta mereka kembali bekerja seperti biasa sambil menunggu tindak lanjut dari pihak manajemen.

“Terima kasih atas kehadiran dan penyampaian aspirasi hari ini. Setelah ini silakan kembali bekerja dengan baik. Saya sendiri yang akan memanggil manajemen kebersihan untuk menghadap,” pungkasnya. (Diskominfo Kota Sorong)

Pos terkait