ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya- Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menegaskan bahwa sektor minyak dan gas bumi (migas) merupakan salah satu sektor strategis yang mendukung pembangunan nasional, termasuk di wilayah Papua Barat Daya.
Hal itu disampaikan Elisa Kambu saat membuka kegiatan sosialisasi Pedoman Tata Kerja (PTK) 007 Revisi 05 yang diselenggarakan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Migas) bersama Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) di hotel Rylits Panorama, Selasa (19/8/2025).
Menurutnya, keberadaan SKK Migas dan KKKS di Papua dan Maluku tidak hanya berkontribusi pada penerimaan negara, tetapi juga membuka peluang pemberdayaan masyarakat serta dunia usaha lokal.
“Regulasi ini menjadi pedoman pengadaan barang dan jasa di lingkungan kontraktor kontrak kerja sama yang terus diperbarui agar lebih transparan, akuntabel, serta berpihak pada peningkatan peran usaha lokal dan daerah,” ujar Elisa Kambu.
Ia juga menyoroti hadirnya CIVD IOG E-Commerce, sebuah platform digital rantai pasok industri migas, yang diharapkan mampu memperluas akses informasi, mendukung transformasi digital, serta meningkatkan keterlibatan pelaku usaha daerah.
Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, kata Elisa, berkomitmen mendukung penguatan kapasitas pelaku usaha lokal melalui regulasi, fasilitasi, hingga pendampingan. Harapannya, industri migas tidak hanya memberikan kontribusi ekonomi, tetapi juga mendorong pembangunan berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat Papua.
“Kami berharap sinergi antara SKK Migas, KKKS, pemerintah daerah, dan dunia usaha dapat meningkatkan multiplier effect industri migas di daerah serta memperkuat daya saing UMKM dan penyedia jasa lokal,” tuturnya.
Kepala Perwakilan SKK Migas Papua Maluku, Mardianto, mengatakan sosialisasi PTK-007 Revisi 05 bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh pemangku kepentingan mengenai perubahan-perubahan regulasi dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa di sektor migas.
“Mengenai perubahan-perubahan regulasi dalam tata kelola pengadaan barang dan jasa di sektor migas, kami ingin memastikan agar proses pengadaan barang dan jasa berjalan transparan, efektif, efisien, dan akuntabel,” tandas Mardianto.













Hari ini : 790
Kemarin : 1492
Total Kunjungan : 386156
Hits Hari ini : 1445
Who's Online : 11