ISTORINEWS.COM, Sorong Selatan – Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan mengusulkan sejumlah program pembangunan dan revitalisasi kawasan transmigrasi kepada Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia.
Hal itu disampaikan Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak kepada media ini, saat ditemui usai kegiatan Gerakan Nasional Pemberantasan Tubercolosis (TBC) Berbasis Komunitas melalui Higiene Sanitasi dan Akselarasi Quality Control SPPG dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di hotel Aston Sorong, Sabtu (30/5/2026).
Usulan oleh Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, saat melakukan pertemuan dengan Menteri Transmigrasi di Jakarta difasilitasi oleh Anggota DPR RI, Faujia Helga Br. Tampubolon pada 25 Mei 2026 lalu.
Petronela Krenak menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan tahap awal untuk membahas berbagai kebutuhan pembangunan di wilayah transmigrasi yang ada di Kabupaten Sorong Selatan.
“Kami bersyukur karena disambut baik oleh Menteri Transmigrasi. Ada sejumlah program yang kami usulkan untuk masyarakat transmigrasi di Kabupaten Sorong Selatan,” ujar Petronela.

Menurutnya, kawasan transmigrasi di Distrik Moswaren Sorong Selatan telah ada sejak tahun 1996 dan hingga kini masih membutuhkan dukungan pembangunan infrastruktur serta fasilitas pelayanan masyarakat.
Karena itu, pemerintah daerah mengajukan sejumlah program prioritas yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan warga.
Program yang diusulkan meliputi revitalisasi rumah ibadah, baik gereja maupun masjid, pembangunan dan perbaikan sekolah, balai pertemuan, jalan, serta jaringan irigasi bagi masyarakat transmigrasi yang berada di Distrik Moswaren dan Kampung Wayer di Distrik Wayer.
Selain itu, Pemkab Sorong Selatan juga mengusulkan pembangunan sarana dasar lainnya seperti penyediaan air bersih, fasilitas kesehatan, serta jaringan listrik untuk wilayah transmigrasi yang hingga kini belum terlayani secara optimal.
“Di Kampung Wayer, misalnya, masyarakat masih membutuhkan layanan listrik. Ini juga sudah kami sampaikan kepada Menteri Transmigrasi agar menjadi perhatian pemerintah pusat,” katanya.
Petronela menjelaskan bahwa usulan tersebut saat ini masih dalam tahap pengajuan dan melengkapi data yang diminta oleh Kementerian Transmigrasi.
Apabila seluruh persyaratan dapat dipenuhi sesuai ketentuan, Kabupaten Sorong Selatan berpeluang memperoleh dukungan anggaran pembangunan dari pemerintah pusat.
Ia menambahkan, sejumlah program yang diusulkan akan melibatkan koordinasi lintas kementerian. Kementerian Transmigrasi nantinya akan berkoordinasi dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum untuk pembangunan jalan dan irigasi, serta sektor pertanian guna mendukung pengembangan kawasan transmigrasi.
Dalam kesempatan itu, Petronela juga mengungkapkan bahwa Menteri Transmigrasi berencana melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Papua Barat Daya.
Salah satu agenda yang direncanakan berada di Kabupaten Raja Ampat, sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Sorong.
“Kami berharap kunjungan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk melihat langsung kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat transmigrasi di Papua Barat Daya, khususnya di Sorong Selatan,” ujarnya.
Selain itu Bupati Sorong Selatan Petronela Krenak juga menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada anggota Komisi V DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Faujia Helga Br. Tampubolon atas dorongannya sehingga pihaknya bisa difasilitasi bertemu langsung dengan Menteri Transmigrasi RI di Jakarta.
“Kami sangat berterimakasih dan mengapresiasi atas perhatian dan dukungan dari ibu Faujia Helga Tampubolon, anggota DPR RI dari Papua Barat Daya yang begitu peduli terhadap pembangunan di wilayah daerah pemilihannya seperti kami Pemerintah Sorong Selatan, Maybrat dan kabupaten Sorong, beliau telah fasilitasi kami untuk bertemu langsung dengan Menteri Transmigrasi, itu adalah satu hal yang luar biasa,” terang Bupati Petronela Krenak.













Hari ini : 832
Kemarin : 1266
Total Kunjungan : 449052
Hits Hari ini : 2125
Who's Online : 11