Bupati Petronela Krenak Sebut Eliminasi TBC Jadi Prioritas Baru di Kabupaten Sorong Selatan

ISTORI NEWS : Bupati Petronela Krenak Sebut Eliminasi TBC Jadi Prioritas Baru di Kabupaten Sorong Selatan.

ISTORINEWS.COM, Sorong Selatan – Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sorong Selatan dalam mendukung upaya eliminasi Tuberkulosis (TBC) melalui peningkatan sosialisasi kesehatan, perbaikan sanitasi, penyediaan air bersih, serta pembangunan hunian yang layak bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak kepada media ini, saat ditemui usai kegiatan Gerakan Nasional Pemberantasan Tubercolosis (TBC) di hotel Aston Sorong, Sabtu (30/5/2026).

Bacaan Lainnya

Menurut Petronela, deklarasi yang baru dilaksanakan merupakan tahap awal yang akan segera ditindaklanjuti dengan berbagai langkah konkret di daerah.

Setelah kembali ke Sorong Selatan, pemerintah daerah akan melibatkan dinas teknis, khususnya Dinas Kesehatan, rumah sakit, dan seluruh puskesmas yang tersebar di wilayah kabupaten untuk melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat.

“Ini baru deklarasi. Setelah kembali ke Sorong Selatan, kami akan melibatkan dinas kesehatan, rumah sakit, dan puskesmas yang tersebar di 15 distrik untuk menyosialisasikan program ini dengan baik kepada masyarakat,” ujarnya.

Petronela menjelaskan, Kabupaten Sorong Selatan memiliki 18 puskesmas yang melayani masyarakat di 15 distrik. Menurutnya, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting untuk mendorong pola hidup sehat sekaligus menekan angka penyebaran TBC.

Ia menilai program tersebut sangat penting, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir. Sedikitnya lima distrik pesisir menjadi perhatian khusus pemerintah daerah karena masih membutuhkan dukungan dalam penyediaan rumah layak huni, sanitasi yang baik, dan akses air bersih.

ISTORI NEWS : Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak.

Bupati juga mengungkapkan sejumlah capaian di bidang kesehatan yang telah diraih Kabupaten Sorong Selatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2024, daerah tersebut berhasil terbebas dari malaria, sementara pada 2025 pemerintah daerah terus berupaya mempertahankan keberhasilan penanganan stunting.

“Puji Tuhan, Sorong Selatan sudah bebas malaria pada 2024. Tahun 2025 kami juga berupaya agar tetap bebas dari stunting. Karena itu kami akan terus bekerja sama dengan seluruh perangkat daerah terkait,” katanya.

Untuk mendukung target eliminasi TBC, pemerintah daerah akan memperkuat kolaborasi antara Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB), rumah sakit, serta 18 puskesmas yang ada di seluruh wilayah kabupaten.

Petronela mengakui bahwa kasus TBC di Sorong Selatan masih cukup tinggi. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari kualitas hunian masyarakat, ketersediaan air bersih, hingga sanitasi lingkungan yang belum optimal.

“Masalah TBC masih cukup banyak di Sorong Selatan. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah. Kami akan membenahi berbagai persoalan tersebut secara bertahap agar masyarakat dapat hidup lebih sehat dan kualitas kesehatannya semakin baik,” tegasnya.

Ia berharap melalui kolaborasi seluruh pihak dan peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat, Sorong Selatan dapat mencapai target eliminasi TBC sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Pos terkait