Rp56,7 Miliar Disiapkan, Pusat Pelatihan GKI di Tanah Papua Mulai Dibangun

DISKOMINFO KOTA SORONG : Rp56,7 Miliar Disiapkan, Pusat Pelatihan GKI di Tanah Papua Mulai Dibangun.

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Upaya memperkuat kapasitas pelayanan gereja sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia berbasis iman di Tanah Papua memasuki tahap awal.

Pembangunan Pusat Pelatihan dan Pembinaan GKI di Tanah Papua resmi dimulai ditandai dengan peletakan batu pertama di kawasan Gerbang Saoka, Jalan Kapitan Pattimura, Tanjung Saoka, Kota Sorong, Senin (10/08/2026).

Bacaan Lainnya

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, yang dalam pembangunan fasilitas tersebut juga dipercaya sebagai Ketua Pembangunan Pusat Pelatihan dan Pembinaan GKI di Tanah Papua.

Pusat pelatihan dan pembinaan ini dirancang sebagai wadah pengembangan kapasitas bagi para hamba Tuhan maupun jemaat. Kehadirannya diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga berlandaskan iman dan nilai-nilai keagamaan.

Pembangunan pusat pelatihan tersebut berdiri di atas lahan seluas sekitar 4,3 hektare. Sejumlah fasilitas akan dibangun untuk menunjang kegiatan pelatihan, pembinaan, pelayanan, hingga aktivitas sosial dan kerohanian.

Fasilitas yang direncanakan meliputi pagar keliling, tiga unit gapura, gedung aula berkapasitas hingga 500 orang, enam unit resort dan fasilitas umum, wedding chapel, jetty, taman doa, sport center, serta playground.

Total anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan kawasan tersebut mencapai sekitar Rp56,7 miliar.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga menetapkan nama pusat pelatihan dan pembinaan tersebut sebagai Pusat Pelatihan dan Pembinaan Pdt. Andrikus Mofu. Penetapan nama tersebut menjadi bagian dari identitas fasilitas yang diharapkan dapat menjadi pusat pembinaan dan pengembangan pelayanan GKI di Tanah Papua.

Kegiatan peletakan batu pertama turut dihadiri Ketua DPR Kota Sorong Jhon Lewerissa, Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, Kajari Sorong Dr. Frenki Son Laku, anggota DPR Kota Sorong, para pendeta se-Papua Barat Daya, serta seluruh pimpinan OPD se-Papua Barat Daya.

Dimulainya pembangunan ini menjadi tonggak awal hadirnya sebuah pusat pembinaan yang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi pengembangan pelayanan gereja, pembentukan karakter jemaat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua.

Dengan berbagai fasilitas yang disiapkan, pusat pelatihan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembinaan rohani, tetapi juga ruang untuk memperkuat kebersamaan, kapasitas pelayanan, dan kontribusi gereja bagi masyarakat Papua. (*)

Pos terkait