ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, meresmikan jaringan intra pemerintah berbasis fiber optik milik Pemerintah Kota Sorong dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Sorong.
Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Sorong dalam mempercepat transformasi digital, meningkatkan pelayanan publik, serta mendukung integrasi data dan sistem pemerintahan berbasis teknologi informasi.
Usai memimpin upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Septinus Lobat mengatakan momentum kemerdekaan menjadi tonggak baru bagi kemajuan digital di Kota Sorong.
“Pemerintah Kota Sorong berkomitmen penuh untuk menghadirkan perubahan nyata melalui modernisasi birokrasi dan peningkatan fasilitas publik digital melalui program strategis Dinas Komunikasi dan Informatika,” ujar Septinus.
Ia menjelaskan, jaringan intra pemerintah berbasis fiber optik tersebut telah terpasang di sekitar 100 titik strategis. Infrastruktur itu diharapkan mampu mendukung integrasi data birokrasi secara lebih cepat, aman, dan efektif.
“Dengan memohon pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa serta restu dari seluruh masyarakat Kota Sorong, saya meresmikan jaringan intra pemerintah berbasis fiber optik milik Pemerintah Kota Sorong,” katanya.
Septinus mengajak seluruh masyarakat dan jajaran pemerintah untuk mengisi kemerdekaan dengan terus berinovasi demi kemajuan Kota Sorong.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sorong, James Burung, mengatakan jaringan tersebut merupakan bagian dari program Smart City Backbone, yang menjadi tulang punggung infrastruktur jaringan khusus Pemerintah Kota Sorong.
Menurut James, pembangunan jaringan backbone tersebut ditujukan untuk memperkuat konektivitas di lingkungan pemerintahan sekaligus mendukung sektor pendidikan dan kesehatan.
“Smart City Backbone ini menjadi tulang punggung jaringan infrastruktur khusus Pemerintah Kota Sorong. Infrastruktur ini dibangun untuk mendukung kecepatan dan kinerja, khususnya di lingkungan pemerintah, pendidikan, dan kesehatan,” jelasnya.
James menyebut jaringan fiber optik yang dibangun telah menjangkau hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Sorong. Selain itu, jaringan juga telah diperluas ke sejumlah fasilitas pelayanan publik, termasuk bidang kesehatan dan pendidikan.
Sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk Rumah Sakit Sele Be Solu, serta titik-titik pelayanan kesehatan lainnya telah mendapatkan dukungan jaringan tersebut.
Di sektor pendidikan, jaringan fiber optik juga mulai dipasang pada sejumlah sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA, termasuk sekolah yang menjadi bagian dari program pendidikan khusus.
James menjelaskan, pembangunan infrastruktur jaringan tersebut dilakukan secara bertahap dan terus dikembangkan melalui berbagai program Dinas Kominfo Kota Sorong.
“Untuk infrastruktur sendiri kurang lebih sudah menjangkau 16 kilometer persegi dan tahun ini kami menambah beberapa titik akses poin, terutama di titik-titik layanan pemerintah, kesehatan dan pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan jaringan internet yang stabil menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mewujudkan pemerintahan yang modern dan pelayanan publik yang cepat.
Menurutnya, kemandirian dan kecepatan pemerintah dalam berinovasi harus didukung dengan infrastruktur internet yang memadai.
“Kalau kita tidak memiliki akses internet yang stabil, tentu akan sulit melakukan inovasi. Karena itu, infrastruktur ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Kota Sorong menuju pemerintahan digital,” pungkasnya.







