Gubernur PBD Elisa Kambu: Pembahasan Perubahan APBD Harus Berjalan Cepat

ISTOEI NEWS : Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu (kanan) saat mengambil dokumen KUA PPAS APBD 2026 dari stafnya untuk diseragkan ke Ketua DPRP Papua Barat Daya, Ortis F Sagrim.

ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya – Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyampaikan terdapat penambahan pada sejumlah komponen pendapatan daerah dalam pembahasan perubahan APBD Provinsi Papua Barat Daya.

Pernyataan itu disampaikan Elisa Kambu, usai penyerahan dokumen KUA PPAS APBD Perubahan Pemprov Papua Barat Daya 2026 di ruang sidang kantor DPRP Papua Barat Daya, Rabu (26/8/2026).

Bacaan Lainnya

Elisa mengatakan, tambahan tersebut antara lain berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH) sekitar Rp8 miliar lebih dan Dana Alokasi Umum (DAU) sekitar Rp15 miliar lebih. Penyesuaian tersebut berkaitan dengan perhitungan kebutuhan daerah, termasuk dalam proses penerimaan CPNS.

“DBH ada tambah sedikit, ada DAU juga tambah sedikit. DBH ada Rp8 miliar lebih, kemudian DAU ada Rp15 miliar lebih,” kata Elisa Kambu.

Menurutnya, pembahasan perubahan APBD selanjutnya akan disesuaikan bersama DPR Papua Barat Daya. Ia berharap proses pembahasan dapat berjalan cepat mengingat waktu pelaksanaan anggaran yang tersisa cukup singkat.

“Kita sesuaikan dengan DPR. Prosesnya jalan cepat supaya bisa dilaksanakan,” ujarnya.

Sementara terkait realisasi penyerapan anggaran pada APBD induk, Elisa menyebut hingga saat ini telah mencapai sekitar 37 persen.

Ia menjelaskan, sebagian besar program dan kegiatan pemerintah daerah telah masuk dalam tahap kontrak. Karena itu, kendala utama bukan lagi pada proses administrasi, melainkan menunggu pelaksanaan kegiatan di lapangan.

“Sekarang sudah 37 persen. Sebagian besar sudah kontrak. Proses administrasi sudah jalan, tinggal pelaksanaan saja,” jelasnya.

Gubernur berharap seluruh proses yang telah berjalan dapat segera direalisasikan sehingga penyerapan anggaran dapat meningkat dan program pembangunan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan sesuai target.

Pos terkait