ISTORINEWS.COM, Raja Ampat- Bupati Raja Ampat resmi menutup kegiatan Workshop Keterampilan Menjahit bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Orang Asli Papua (OAP) yang digelar di Gedung Wanita Waisai, Rabu (15/10/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Raja Ampat menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti pelatihan selama 20 hari kerja dengan penuh semangat dan kedisiplinan hingga mampu menghasilkan karya menjahit pakaian sendiri.
“Saya sangat mengapresiasi semangat para peserta yang telah berproses selama 20 hari dan kini mampu menjahit baju sendiri. Ini menunjukkan bahwa pelatihan seperti ini memiliki dampak nyata bagi peningkatan keterampilan masyarakat,” ujar Bupati.
Bupati menegaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas pelaku UMKM sekaligus membantu menekan angka pengangguran di Kabupaten Raja Ampat.
Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan usaha masyarakat, pemerintah daerah akan memberikan bantuan modal usaha kepada para peserta agar mereka dapat mengembangkan keterampilan menjahit menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Suasana penutupan berlangsung meriah ketika seluruh peserta menampilkan busana hasil karya mereka sendiri — sebuah bukti keberhasilan dari pelatihan yang telah dijalani.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga berpesan agar para peserta tidak berhenti mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh.
“Jangan berhenti belajar. Kembangkan kemampuan yang sudah didapat agar bisa menciptakan lapangan kerja baru dan membantu keluarga maupun masyarakat sekitar,” pesannya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan akan lahir lebih banyak pelaku UMKM kreatif dan mandiri di Kabupaten Raja Ampat, khususnya di kalangan Orang Asli Papua. (PROKOPIM R4)














Hari ini : 195
Kemarin : 1199
Total Kunjungan : 313662
Hits Hari ini : 322
Who's Online : 10