Faujia Helga Tampubolon Dorong Pemerintah Pusat Hadirkan Rumah Sakit Pariwisata di Raja Ampat

Anggota DPR RI Fraksi Partai Demokrat, Faijia Helga Tampubolon.

Istorinews.com, Raja Ampat- Anggota DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) Provinsi Papua Barat Daya, Faujia Helga Tampubolon berencana mendorong hadirnya Rumah Sakit Pariwisata di Kabupaten Raja Ampat.

Pernyataan itu disampaikan usai dirinya memberikan materi sosialisasi Undang-Undang (UU) Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian di lokasi wisata AFU resort Kabupaten Raja Ampat, Rabu (15/1/2025).

Bacaan Lainnya

Menurutnya Raja Ampat terkenal di mata dunia dengan keindahan alamnya yang membuat pariwisatanya menjadi prioritas dikunjungi wisatawan asing maupun mancanegara.

Oleh karena itu pemerintah pusat fokus untuk menyediakan berbagai fasilitas sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang kemajuan daerah.

Hal ini juga berkaitan dengan rencana adanya Rumah Sakit Pariwisata di Kabupaten Raja Ampat.

Menurut Faujia Helga Tampubolon dirinya akan mendorong agar Rumah Sakit tersebut hadir untuk menunjang kemajuan pariwisata di kabupaten Bahari ini.

“Ini masih wacana, melihat bagaimana pemerintah pusat sedang membangun dan menata rumah sakit Pariwisata di Bali, sehingga membuat saya katakan, kenapa bicara Bali saja, ayo bangun juga di Raja Ampat,” ujar wanita berdarah Batak itu.

Dikatakannya, hal itu tentunya mendapat respon baik dari Kementrian Kesehatan. Ia pun mengatakan Pemerintah Pusat nantinya akan melakukan survei terlebih dahulu, utamanya kelengkapan dokumen.

“Nanti mereka mau survei dulu, tapi surat-surat harus disiapkan untuk bisa merespon rumah sakit Pariwisata di Raja Ampat, doakan semoga dapat terealisasi,” tandasnya.

Srikandi Partai Demokrat ini menyebut, Rumah Sakit Pariwisata tentu memiliki perbedaan dengan Rumah Sakit seperti pada umumnya.

“Apalagi Raja Ampat merupakan salah satu destinasi wisata Internasional sehingga penting dan perlu ketersediaan layanan kesehatan yang memadai,” terangnya.

Walaupun kesehatan bukan menjadi bagian dalam komisinya, kata anggota Komisi VI DPR RI itu, bahwa dirinya akan terus melakukan komunikasi dengan Pemerintah Pusat agar Rumah Sakit Pariwisata bisa dibangun di Raja Ampat.

“Memang rumah sakit ini bukan di saya punya komisi. Namun saya akan terus berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat agar rumah sakit Pariwisata dibangun di Raja Ampat,” imbuhnya.

Pos terkait