ISTORINEWS.COM, Sorong– Tim Penggerak PKK Provinsi Papua Barat Daya berkolaborasi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sorong melaksanakan pelayanan pengobatan gratis kepada masyarakat di Distrik Sorong Barat, Kota Sorong, Sabtu (26/4/2025).
Ketua Tim Penggerak PKK Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambu, mengatakan pengobatan massa secara gratis ini merupakan satu bagian dalam rangka Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 tahun pada 2025 ini.
Menurutnya, kesehatan merupakan bagian penting bagi seluruh masyarakat Papua Barat Daya, sehingga pemeriksaan kesehatan secara gratis ini dilakukan dengan menghadirkan dokter spesialis dari IDI.
“Kita berharap dengan adanya pemeriksaan kesehatan secara gratis ini kualitas kesehatan masyarakat bisa terjaga secara baik,” jelasnya usai pembukaan kegiatan pengobatan gratis oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu pada Rabu, 23 April 2025 lali di Kantor Distrik Sorong Timur Kota Sorong.
Dikatakannya, pemeriksaan kesehatan ini merulakan implementasi pelayana kepada masyarakat oleh Tim PKK dan sekaligus membantu pemerintah daerah mendekatkan pelayanan kesehatan ecara optimal kepada masyarakat.
“Tim PKK hadir dengan pengobatan gratis untuk membantu masyarakat yang selama ini mungkin terkendala dengan biaya kesehatan yang begitu mahal,” tandasnya.
Selain pengobatan gratis, Tim PKK juga mengadakan pasar murah bagi seluruh masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Pasar murah Ini kira kolaborasi dengan dinas teknis dari Pemprov Papua Barat Daya,” imbuhnya.
Ketua IDI Cabang Sorong Tunggul Situmorang, mengatakan tenaga kesehatan yang dilibatkan di dalam kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis berjumlah 42 orang, terdiri atas 12 dokter spesialis, 15 dokter umum, 12 calon dokter umum dan juga perawat dan bidan.
“Dokter spesialis itu ada tiga dokter spesialis penyakit dalam, dokter kandungan ada tiga, dokter anak dua anak, ada dokter mata, kemudian dua dokter spesialis THT dan juga dokter patologi klinik,” bebernya.
Dia berharap kiranya dengan pelayanan kesehatan dari IDI bisa bermanfaat bagi kualitas kesehatan masyarakat yang ada di Distrik Sorong Barat, Kota Sorong.
“Pelayanan kesehatan gratis ini tentunya tidak bisa menjawab seluruh kebutuhan kesehatan masyarakat, tetapi paling tidak ada di skrining awal yang akan kita bisa tidak lanjut nanti di puskesmas atau rumah sakit,” jelasnya.















Hari ini : 415
Kemarin : 1317
Total Kunjungan : 237197
Hits Hari ini : 917
Who's Online : 11