ISTORINEWS.COM, Raja Ampat- Pemerintah kabupaten Raja Ampat melalui bupati Orideko Burdam dan wakil bupati Mansyur Syahdan akan menyelesaikan persoalan di RSUD Raja Ampat.
Sebagaimana permintaan gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu kepada bupati Raja Ampat untuk istirahatkan Direktur RSUD Raja Ampat dari jabatannya.
Menurut Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, pihaknya akan memanggil Direktur RSUD Raja Ampat bersama staf untuk menjelaskan persoalan yang terjadi di dalam rumah sakit.
“Kami sudah panggil staf dan Direktur rumah sakit, hari ini juga kami akan tatap muka, dan kami akan minta penjelasan dari pihak rumah sakit. Karena kami tidak bisa hanya menilai dari satu sisi saja, kami harus kaji lagi,” ujar Bupati Raja Ampat melalui rekaman Podcast RRI Sorong, Kamis (13/3/2025).
Menurut Orideko Burdam bahwa pihaknya memang tidak bisa menilai dari satu sisi terkait pro dan kontra di dalam lingkungan kerja RSUD Raja Ampat, meskipun itu adalah atensi dari gubernur Elisa Kambu.
Sebagai pimpinan yang bijak dan berwibawa, langkah yang diambil Bupati Orideko I Burdam dan wakil bupati Mansyur Syahdan adalah langkah yang tepat.
“Setelah kami.mendapatkan penjelasan dari pihak rumah sakit, kami juga harus mengevaluasinya. Sebab ini masalah sudah terjadi dari tahun-tahun sebelumnya,” terangnya.
Kata Bupati Orideko Burdam bahwasannya dalam rumah sakit itu tidak harus ada pro dan kontra. Menurutnya rumah sakit itu harus nyaman baik lingkungan maupun suasananya, sehingga orang yang sakit tidak berlama-lama dirawat di rumah sakit.












Hari ini : 804
Kemarin : 2224
Total Kunjungan : 372325
Hits Hari ini : 1102
Who's Online : 13