ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Sekolah Kristen Kalam Kudus Sorong kembali menggelar Kalam Kudus Fair 2026 sebagai agenda tahunan yang selalu dikaitkan dengan momentum Imlek atau Tahun Baru Cina. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, Sabtu (28/2/2026) hingga Minggu (1/3/2026).
Ketua Panitia Kalam Kudus Fair 2026, Madrid Sawor, mengatakan bahwa kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari ciri khas sekolah.
“Event Kalam Kudus Fair ini setiap tahun pasti kita laksanakan dan selalu ambil momen Imlek, karena berkaitan juga dengan ciri khas sekolah kami. Kami berusaha mengambil momen-momen istimewa dan spesial,” ujarnya.

Madrid menjelaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan ruang bagi siswa untuk tampil dan mengembangkan bakat mereka, mulai dari jenjang TK, SD, SMP hingga SMK.
“Bukan hanya belajar di dalam kelas, tetapi kami menyediakan momen dan tempat bagi siswa untuk berkarya dan menampilkan yang terbaik dari bakat-bakat mereka,” jelasnya.
Berbagai penampilan ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Dari jenjang TK misalnya, digelar fashion show. Sementara siswa SD menampilkan aksi menyanyi, menari, hingga fashion show.

Pada rangkaian acara berikutnya, panitia juga menghadirkan sesi talk show bersama siswa yang meraih juara favorit ajang Gadis Sampul tingkat nasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Sekolah Kristen Kalam Kudus Sorong, Irsye David, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari promosi sekolah dan momentum penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027.
“Tujuan dilakukan Fair ini salah satunya untuk penerimaan siswa baru sekaligus promosi sekolah kepada masyarakat Kota Sorong,” katanya.
Dikatakannya, dimana dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah memberikan promo diskon uang pangkal sebesar 5 persen bagi pendaftar hingga bulan April 2026. Diskon ini berlaku untuk jenjang TK hingga SMP.
“Yang mendaftar sampai bulan April akan mendapatkan diskon uang pangkal 5 persen. Ini berlaku untuk semua, baik dari dalam maupun luar lingkungan Kalam Kudus,” jelas Kepala Sekolah SMP Kalam Kudus.
Namun, khusus untuk jenjang SMK, pihak sekolah menyampaikan bahwa saat ini tidak membuka penerimaan siswa baru.
Ia juga mengungkapkan, untuk jenjang SMP, lebih dari 50 persen siswa yang mendaftar berasal dari alumni SD Kalam Kudus.
Sementara dari non-alumni, jumlahnya masih terbatas dan diharapkan meningkat melalui momentum kegiatan ini.
Terkait penerimaan siswa Orang Asli Papua (OAP) dan non-OAP, pihak sekolah menegaskan tidak ada pembatasan kuota tertentu.
“Kami terbuka untuk semua, tidak ada pembatasan atau kategori tertentu,” tegasnya.
Sebagai keunggulan kata Irsye, Sekolah Kristen Kalam Kudus Sorong memiliki program Bahasa Mandarin yang masih tergolong jarang di Kota Sorong. Selain itu, sekolah juga bekerja sama dengan program pembelajaran Bahasa Inggris bersama native speaker dari luar negeri melalui kemitraan internasional.
Disamping itu, Ketua Yayasan Kristen Kalam Kudus Sorong, Budi Santoso, menegaskan komitmen yayasan untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan sumber daya guru.
“Kami selalu melakukan peningkatan kualitas sumber daya, khususnya guru-guru, melalui pelatihan dan berbagai program pengembangan. Mutu akan kami utamakan,” ujarnya.
Ia berharap melalui kegiatan Kalam Kudus Fair 2026, semakin banyak masyarakat yang tertarik mendaftarkan anak-anak mereka untuk bergabung di Sekolah Kristen Kalam Kudus Sorong.













Hari ini : 1248
Kemarin : 1266
Total Kunjungan : 449468
Hits Hari ini : 3637
Who's Online : 8