Moda Transportasi Sea Plane Siap Hadir di Raja Ampat, PT. GAI Temui Gubernur Papua Barat Daya

Audiens PT. Global Aviasi Indonesia bersama Gubernur Papua Barat Daya dan Bupati Raja Ampat terkait rencana operasional Sea Plane (Pesawat Amfibi) di Kabupaten Raja Ampat.

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong– Manajemen PT. Global Aviasi Indonesia melakukan audiens bersama Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu dan Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam terkait rencana operasional Seaplane (Pesawat Amfibi) di wilayah Papua Barat Daya, khususnya di Kabupaten Raja Ampat.

Audiens bersama Gubernur Papua Barat Daya dan Bupati Raja Ampat bertempat di hotel Rylits Panorama di Kota Sorong, Rabu (28/5/2025).

Bacaan Lainnya

Komisaris Utama PT. Global Aviasi Indonesia (GAI), Marsda TNI (Purn) Nicolas Ponang Djawanto, mengatakan PT. GAI ingin menciptakan konektivitas antara pulau yang ada di wilayah Papua Barat Daya khususnya di Kabupaten Raja Ampat, dengan menggunakan moda transportasi Seaplane.

“PT. GAI ingin menciptakan konektivitas antara pulau yang ada di wilayah Papua Barat Daya khususnya di Raja Ampat, dengan menggunakan moda transportasi Seaplane atau pesawat amvibi,” ujar Nicolas Ponang.

Menurutnya, hal ini merupakan sebuah inovasi, dimana kondisi Tanah Papua khususnya di Papua Barat Daya terlihat unik, dan memiliki destinasi Pariwisata Raja Ampat yang terkenal sampai ke penjuru dunia.

Melalui audiens itu, pihak PT. GAI di hadapan Gubernur Elisa Kambu dan Bupati Orideko Burdam, memaparkan sejumlah mekanisme krbijakan terkait rencana operasional Seaplane, diantaranya; peta penerbangan Seaplane, aspek teknis di perairan, aspek operasionl, aspek komersial, proposal kerja sama.

Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyambut positif dan mendukung rencana dibukanya konektivitas antara pulau di Provinsi Papua Barat Daya khususnya di Kabupaten Raja Ampat sebagai kabupaten Bahari sekaligus adalah daerah tujuan wisata dunia.

Menurut Gubernur Elisa Kambu, moda transportasi Seaplane atau pesawat amfibi ini merupakan salah satu moda transportasi antar pulau yang efisien dan cepat, cocok beroperasi di Raja Ampat.

Hanya saja kata Elisa Kambu, untuk implementasi layanan Seaplane ini, harus memerlukan antisipasi dan perencanaan yang matang.

Selain itu juga harus dipikirkan apa yang harus Pemerintah Provinsi Papua Barat lakukan dan apa yang harus Pemda Raja Ampat lakukan dan juga dari pihak PT. GAI apa yangbharus dilakukan.

“Kami sangat mendukung adanya moda transportasi pesawat amfibi ini, tentunya sangat membantu masyarakat dan juga wisatawan yang akan berkunjung ke Raja Ampat. Namun terlepas dari itu, semua perencanaan harus disiapkan dengan matang,” tandas Gubernur Elisa Kambu.

Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, tentunya sangat menduk uh ng masuknya moda transportasi Seaplane di Raja Ampat, mengingat Kabupaten Raja Ampat merupakan wilayah kepulauan sekaligus sebagai daerah kunjungan wisata.

“Dengan masuknya moda transportasi Sea Plane di Raja Ampat, itu berarti membantu pemerintah daerah dalam menyiapkan transportasi yang efisien dan bisa menjangkau pulau ke pulau dengan cepat. Selain itu juga dapat.membuka konektivitas tujuan wisata ke Raja Ampat,” tandas Orideko.

Apa Itu Seaplane (Pesawat Amfibi) dan Manfaat Positifnya

* Meningkatkan Aksesibilitas antar pulau.
Banyak pulau dan kampung di Raja Ampat yang belum memiliki alat transportasi laut secara masal. Seaplane, dengan kemampuannya mendarat di air, membuka akses ke pulau-pulau terpencil dan daerah pedalaman yang sebelumnya sulit dijangkau. Ini memberikan kesempatan bagi masyarakat Raja Ampat menikmati transportasi yang cepat.

* Mendorong Pariwisata Raja Ampat.
Pariwisata Raja Ampat adalah salah satu sektor penting dalam pembangunan dan perekonomian. Dengan keindahan alam yang luar biasa seperti Raja Ampat, itu memiliki potensi besar untuk menarik wisatawan dari seluruh dunia masuk ke Raja Ampat.

* Mendukung Pembangunan Ekonomi Daerah.
Konektivitas yang lebih baik ke kampung dan pulau di Raja Ampat, melalui Seaplane juga berdampak positif pada pembangunan ekonomi masyarakat lokal. Pengiriman barang dan logistik menjadi lebih efisien, memungkinkan produk-produk lokal untuk mencapai pasar yang lebih luas.
Ini mendukung pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM) serta mempercepat distribusi hasil pertanian, perikanan, dan kerajinan tangan, yang merupakan tulang punggung ekonomi banyak komunitas lokal.

Membangun ekosistem penerbangan Seaplane di Raja Ampat adalah langkah strategis untuk mengatasi tantangan geografis dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Dengan meningkatkan aksesibilitas, mendorong pariwisata, mendukung ekonomi lokal, menawarkan fleksibilitas operasional, mengurangi dampak lingkungan.

Seaplane dapat menjadi pilar penting dalam strategi pembangunan Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan. Investasi dalam sektor ini akan membawa manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.

Pos terkait