ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, secara resmi melaunching Program Pemberian Bahan Makanan Tambahan (PBMT) Posyandu Distrik se-Kota Sorong yang menyasar 10 distrik. Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung peningkatan gizi bayi, balita, dan ibu hamil di Kota Sorong.
Peluncuran PBMT tersebut dirangkaikan dengan peringatan Milad Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) ke-45 Tahun dan Milad BKMT Distrik se-Kota Sorong ke-2 Tahun, yang berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, Sabtu (31/1/2026) pagi.
Program PBMT dilaksanakan melalui kolaborasi Pemerintah Kota Sorong bersama Dinas Kesehatan, Tim Pembina Posyandu, serta BKMT Kota Sorong.
Berbeda dengan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) siap saji, PBMT berupa bahan pangan mentah yang dikelola langsung oleh posyandu untuk menjamin keberlanjutan dan kualitas gizi sasaran penerima.
Ketua Panitia, Bs. Fatimah, dalam laporannya menjelaskan bahwa PBMT ditujukan bagi posyandu di lingkungan Pemerintah Kota Sorong serta kegiatan sosial kemasyarakatan yang berkaitan langsung dengan pelayanan kesehatan ibu dan anak.
“Selain launching PBMT di 10 distrik, BKMT juga telah melaksanakan kegiatan berbagi kasih kepada anak-anak Kokoda. Seluruh kegiatan ini didanai melalui swadaya pengurus BKMT, hasil bazar milad, serta sumbangan para donatur,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum BKMT Kota Sorong, Hj. Suriani Wakano, menegaskan bahwa BKMT merupakan organisasi keagamaan yang berperan sebagai wadah pemberdayaan umat dan pengembangan pendidikan keagamaan. Memasuki usia ke-45 tahun, BKMT menjadikan momentum milad sebagai sarana evaluasi program untuk memperkuat kegiatan keumatan di bidang agama, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat.
“Melalui peluncuran PBMT, BKMT Kota Sorong mengambil peran nyata sebagai mitra pemerintah dalam mendukung peningkatan gizi bayi, balita, dan ibu hamil, sebagai bagian dari persiapan menuju generasi emas 2045,” katanya.
Ketua DPW BKMT Papua Barat Daya, Hj. Quraisiah H. A. Fadel, menambahkan bahwa BKMT di semua tingkatan didorong untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
“BKMT tidak hanya fokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga menjalankan peran sosial yang lebih luas, termasuk mendukung program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tegasnya, seraya mendorong penguatan program sosial menjelang bulan Ramadan.
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Sorong, Muhudar Wailegi, menyampaikan bahwa BKMT telah konsisten menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembinaan umat, khususnya kaum perempuan. Menurutnya, peran majelis taklim semakin penting di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan teknologi.
“Kementerian Agama berkomitmen mendukung kegiatan BKMT yang berkontribusi pada pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan keagamaan dan pelayanan sosial,” ujarnya.
Sebelum melaunching PBMT Posyandu Distrik se-Kota Sorong, Wali Kota Sorong menegaskan bahwa BKMT merupakan mitra strategis pemerintah dalam membangun generasi emas Indonesia dari wilayah timur.
“Peluncuran PBMT ini merupakan langkah nyata yang dampaknya diharapkan dapat dirasakan dalam jangka panjang melalui peningkatan kualitas generasi mendatang,” kata Wali Kota.
Launching PBMT ditandai dengan penabuhan mikrofon oleh Wali Kota Sorong sebagai simbol dimulainya program, dengan dukungan Dinas Kesehatan dan Tim Pembina Posyandu Kota Sorong.
(Diskominfo Kota Sorong)















Hari ini : 376
Kemarin : 853
Total Kunjungan : 312644
Hits Hari ini : 649
Who's Online : 2