Sorong Bersiap Sambut Penerbangan Internasional, Kepala Bandara DEO: Fasilitas Bandara DEO Sudah Disiapkan

ISTORI NEWS : Status Bandara DEO Sorong kini telah dinaikan statusnya menjadi Bandara Internasional.

ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya- Kepala Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Asep Sukarjo, menegaskan bahwa pembukaan penerbangan internasional di Bandara DEO sepenuhnya bergantung pada maskapai penerbangan yang mengajukan izin rute, bukan pihak pengelola bandara.

Sebelumnya Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, secara resmi telah melaunching peningkatan status Bandara DEO Sorong menjadi Bandara Internasional tepat setelah upacara HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan Lantamal XIV Sorong, Minggu 17 Agustus 2025 lalu.

Bacaan Lainnya

Launching peningkatan status Bandara DEO menjadi Bandara Internasional dilakukan setelah pemerintah pusat melalui Kementrian Perhubungan meningkatkan Bandara DEO dari Bandara Domestik menjadi Bandara Internasional.

ISTORI NEWS : Kepala Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong, Asep Sukarjo (tengah) didampingi dua pejabat di lingkungan Bandara DEO.

Asep pun menjelaskan, secara regulasi pihaknya hanya menyiapkan fasilitas dan perangkat pendukung di Bandara DEO. Soal rute adalah kewenangan operator penerbangan dan Direktorat Perhubungan Udara.

“Dari sisi regulasi, kami sebagai pengelola hanya menyiapkan fasilitas dan perangkat pendukung. Namun, yang mengajukan rute internasional adalah operator penerbangan kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara,” jelas Asep di Sorong.

Menurutnya, bandara hanya berperan menerima dan menyiapkan sarana, termasuk pemisahan terminal penumpang domestik dan internasional sesuai standar keamanan penerbangan. Namun, keputusan akhir tetap berada pada pihak maskapai dan kementerian terkait.

Asep menambahkan, hingga saat ini belum ada maskapai yang secara resmi mengajukan permohonan rute internasional dari dan menuju Sorong.

Meski demikian, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan kesiapan fasilitas jika sewaktu-waktu ada maskapai yang mengajukan.

“Secara sumber daya manusia (SDM), Bandara DEO sudah siap melayani penerbangan domestik maupun internasional. Tinggal menunggu prosedur administratif dan izin resmi dari kementerian,” ujarnya.

Ia juga menyebut, penetapan Bandara DEO sebagai bandara internasional bisa jadi mempertimbangkan posisi Sorong sebagai pintu masuk wisata Raja Ampat maupun dukungan kawasan ekonomi khusus (KEK) di Papua Barat Daya.

“Kalau bicara internasional, semua bergantung pada operator. Kami hanya memastikan bandara siap melayani sesuai standar,” tegasnya.

Pos terkait