ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya- Kementrian Agama Kanwil Papua Barat memfasilitasi rapat koordinasi (Rakor) dan silahturahmi pengurus FKUB se- Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya di Kota Sorong, Kamis (18/9/2025).
Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau membuka secara resmi kegiatan itu. Dalam sambutannya, Wagub Ahmad Nausrau menegaskan peran penting FKUB dalam menjaga kerukunan dan kedamaian masyarakat.
“FKUB bukan sekadar pemadam api ketika konflik terjadi, tetapi lebih jauh dari itu, yakni menjalankan program kemanusiaan yang utama,” ujarnya.

Ia menambahkan, FKUB dan pemerintah daerah saling membutuhkan dalam menciptakan stabilitas serta mendukung pembangunan.
“Ketika ada persoalan di tengah masyarakat, tokoh agama sudah hadir lebih dulu. Karena itu, pertemuan ini sangat luar biasa,” kata Ahmad.
Senada dengan itu, Kepala Kantor Wikayah Kemenag Papua Barat, Luksen Jems Mayor, menyebut FKUB dan Kementerian Agama memiliki tanggung jawab bersama menjaga keamanan dan kedamaian bangsa.
“Wajib hukumnya kita bersama-sama menjaga negeri ini tetap aman dan kondusif,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua FKUB Papua Barat, Pdt Zadrak Simbiak, menjelaskan pertemuan ini awalnya dirangkai dengan rencana kunjungan Menteri Agama RI ke Papua Barat Daya.
Meski kunjungan batal, acara tetap dilangsungkan sebagai ajang silaturahmi dan konsolidasi FKUB dua provinsi yang sebelumnya satu wadah.
Pertemuan tersebut juga membahas sejumlah isu penting, mulai dari moderasi beragama, stabilitas keamanan, hingga persoalan lingkungan.
“Isu ekologi menjadi perhatian bersama. Sebagai tokoh agama, kita harus mencermati permasalahan lingkungan karena kita tinggal di bumi yang sama dan wajib merawatnya,” terang Pdt Zadrak Simbiak.













Hari ini : 490
Kemarin : 1317
Total Kunjungan : 237272
Hits Hari ini : 1184
Who's Online : 10