ISTORINEWS.COM, Sorong- Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu secara resmi melepas 371 jamaah calon haji (CJH) yang berasal dari enam kabupaten satu kota di Provinsi Papua Barat Daya untuk diberangkatkan ke Tanah Suci, Makkah, Arab Saudi.
Acara pelepasan calon jamaah haji itu dilakukan di ruang Antares hotel Vega Sorong, Rabu (7/5/2025).
Menurut gubernur, calon jamaah haji ini merupakan Duta Allah yang dipilih untuk menunaikan rukun Islam yang kelima, yaitu ibadah haji di Tanah Suci, Makkah.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dan masyarakat menyampaikan selamat dan sukses kepada hamba-hamba Allah yang telah terpilih dari sekian banyak yang berniat untuk menunaikan tugas suci ke Makkah,” ujar Gubernur Elisa Kambu.
Ia pun berharap calon jamaah haji ini tetap diberikan kesehatan, kekuatan, kesabaran, ketenangan, kenyamanan dalam menjalankan ibadah haji selama ada di Tanah Suci, Makkah.
Dia yakin bahwa jamaah calon haji ini benar-benar dipilih dan dipanggil Allah untuk mendapatkan kesempatan kali ini dalam menjalankan ibadah haji.
“Kiranya bisa menjalankan ibadah haji dengan baik sehingga nantinya pulang menjadi haji yang soleha,” harapnya.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama Provinsi Papua Barat Luksen Jems Mayor, mengatakan berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 196 Tahun 2024 Tentang Kuota Haji Reguler, Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya mendapatkan kuota haji sebanyak 723 calon haji.
Sebanyak 723 jamaah itu, terdiri atas Kabupaten Sorong jamaah 78 orang, Kabupaten Sorong Selatan 21, Kabupaten Raja Ampat 23 orang, Kota Sorong 237 orang, Tambrauw delapan orang dan Kabupaten Maybrat ada tiga orang.
Kemudian jamaah calon haji dari Provinsi Papua Barat teridri atas Kabupaten Manokwari ada 160 orang, Kabupaten Teluk Wondama 18 orang, Kabupaten Teluk Bintuni ada 37 orang, Kabupaten Kaimana 35 orang.
“Pelunasan haji dimulai pada 14 Februari hingga 14 Maret 2025 untuk tahap pertama, kemudian tahap kedua pada 24 Maret hingga 17 April 2025,” jelasnya.
Jumlah mutasi antar embarkasi, jemaah mutasi yang keluar dari Provinsi Papua Barat sebanyak tujuh orang dikarenakan pindah domisili dan tugas. Kemudian jamaah mutasi masuk dari Provinsi Sulawesi Tenggara ke Papua Barat sebanyak satu orang.
Dia mengatakan, Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya tergabung di dalam kloter 23 dan 25. Kloters 23 itu terdiri atas Kota Sorong, Kabupaten Sorong dan Kabupaten Sorong Selatan serta Makasar dengan jumlah jamaah 393 orang.
Kemudian kloter 25, terdiri atas Kabupaten Manokwari, Fakfak, Teluk Bintuni, Kaimana, Raja Ampat dan Kabupaten Wondama, Kabupaten Manokwari Selatan, Tambrauw dan Maybrat.
Calon jamaah haji Papua Barat dan Papua Barat Daya masuk dalam gelombang penerbangan kedua, yakni kloter 23 masuk di Asrama Haji Makasar pada 16 Mei pukul 20.00 WITA. Berangkat ke Arab Saudi pada 17 Mei pukul 19.10 WITA. Tiba di Bandara Jedda pada 18 Mei 2025 pukul 03.30 waktu setempat.
“Kemudian tiba kembali ke Indonesia pada 37 Juni 2025 pukul 23.50 WITA,” bebernya.
Selanjutnya, kloter 25 masuk di Asrama Haji Makasar pada 18 Mei 2025 pukul 08.00 WITA. Berangkat ke Arab Saudi pada 19 Mei 2025 pukul 04.10 WITA. Tiba di Bandara Jedda pada 19 Mei pukul 12.30 waktu setempat. Jamaah haji tiba kembali ke Makasar pada 29 Juni 2025 pukul 10.40 WITA.















Hari ini : 512
Kemarin : 1317
Total Kunjungan : 237294
Hits Hari ini : 1284
Who's Online : 6