ISTORINEWS.COM, Kota Sorong- Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting merupakan fondasi utama dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul guna mewujudkan Papua Emas 2045.
Stunting dinilai tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, tetapi juga sangat menentukan kualitas kecerdasan, karakter, serta masa depan generasi Papua Barat Daya.
Penegasan tersebut disampaikan Wali Kota saat membuka Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Sorong Tahun 2025 yang digelar di Gedung Lambert Jitmau, Kota Sorong, Selasa (20/1/2026) pagi.
Menurutnya, rapat koordinasi ini menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan dalam menurunkan prevalensi stunting secara terukur, berbasis data, dan berkelanjutan hingga ke tingkat kelurahan.
Wali Kota memaparkan, target nasional prevalensi stunting pada tahun 2045 sebesar 5 persen, target Provinsi Papua Barat Daya 8,3 persen, sementara Kota Sorong ditargetkan berada di angka 5,6 persen.
Namun, kondisi terkini menunjukkan angka stunting di Papua Barat Daya masih berada pada kisaran 27,5 persen dan Kota Sorong sebesar 27,6 persen.
“Kondisi ini menuntut kerja cerdas, sinergi lintas sektor, serta intervensi yang tepat sasaran. Data yang valid sangat penting sebagai dasar pengambilan kebijakan. Tanpa data yang akurat, intervensi tidak akan berdampak signifikan,” tegas Wali Kota.
Ia mengungkapkan, Distrik Sorong Barat menjadi wilayah dengan prevalensi stunting tertinggi, sementara Sorong Timur terendah. Tingginya angka stunting juga dipengaruhi faktor lingkungan, seperti keberadaan 43 titik permukiman kumuh dan keterbatasan akses air bersih.
Wali Kota turut mengapresiasi peran Tim Penggerak PKK dan para kader posyandu yang aktif melakukan pendampingan dari rumah ke rumah melalui pemberian asupan gizi. Upaya tersebut dinilai berhasil menurunkan angka stunting sebesar 1,7 persen di Kota Sorong dan Papua Barat Daya.
Selain itu, penurunan stunting juga harus terintegrasi dengan peningkatan layanan kesehatan, termasuk percepatan pembangunan rumah sakit representatif di Kota Sorong guna mendukung pelayanan kesehatan regional bagi lima kabupaten di Papua Barat Daya.
Pada kesempatan itu, Wali Kota juga mengaitkan penurunan stunting dengan kebijakan pembangunan sumber daya manusia jangka panjang melalui program sekolah gratis dan sekolah rakyat.
Ia menegaskan pentingnya regulasi yang ketat agar pendidikan gratis benar-benar menghasilkan generasi yang cerdas dan berkarakter.
“Saya mendorong kolaborasi antara eksekutif dan legislatif untuk menyusun peraturan daerah terkait disiplin belajar anak, pengawasan orang tua, serta peran aparat, karena pembangunan SDM membutuhkan komitmen konsisten minimal 30 tahun,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Rapat Koordinasi TPPS Kota Sorong Tahun 2025 yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, Perda Kota Sorong Nomor 3 Tahun 2022, Perwali Nomor 18 Tahun 2023, serta SK Wali Kota Sorong tentang pembentukan TPPS.
“Rapat koordinasi ini bertujuan menyampaikan hasil analisis situasi stunting, menyepakati rencana intervensi terintegrasi, serta membangun komitmen publik dalam pencegahan dan penurunan stunting secara berkelanjutan,” jelasnya.
Rapat koordinasi dilaksanakan pada 20–23 Januari dan dilanjutkan 27 Januari 2026, dengan melibatkan sekitar 100 peserta dari unsur TPPS Kota Sorong, Forkopimda, TPPS distrik dan kelurahan, OPD terkait, kepala puskesmas, organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, akademisi, serta didukung melalui Dana Fisik BOKB Tahun 2025.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Sorong selaku Ketua TPPS Kota Sorong, perwakilan DPRD Kota Sorong, unsur Forkopimda, Koordinator BP3OKP Papua Barat Daya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat, Sekretaris Daerah Kota Sorong, pimpinan OPD, pimpinan rumah sakit, serta para kader posyandu se-Kota Sorong. (Diskominfo Kota Sorong)













Hari ini : 271
Kemarin : 1722
Total Kunjungan : 378275
Hits Hari ini : 419
Who's Online : 12