ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya– Ketua Pengurus Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Papua Barat Daya, Kresna Wisnu Brata, menyatakan dukungannya terhadap keberadaan dan posisi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) yang berada langsung di bawah Presiden Republik Indonesia.
Menurut Kresna, penempatan Polri secara langsung di bawah Presiden dinilai penting untuk mempercepat rentang kendali komando, sehingga kebijakan dan instruksi pimpinan dapat berjalan lebih efektif dan terkoordinasi hingga ke jajaran terbawah.
Ia menilai, sistem komando yang lebih singkat dan jelas akan berdampak positif terhadap peningkatan profesionalisme dan integritas institusi Polri dalam menjalankan tugas-tugas penegakan hukum, pelayanan publik, serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Dengan rentang kendali yang lebih efektif, Polri akan semakin profesional dan berintegritas dalam menjalankan fungsinya,” ujar Kresna.
PW Pemuda Muhammadiyah Papua Barat Daya berharap, dukungan terhadap penguatan kelembagaan Polri ini dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan aparat penegak hukum yang responsif, transparan, dan dipercaya masyarakat.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dengan tegas menolak institusi kepolisian di bawah kementerian. Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR, ia menegaskan bahwa institusi Polri tetap berada langsung di bawah Presiden.
Saya anggap meletakkan Polri di bawah kementerian sama saja melemahkan institusi Polri, melemahkan negara dan melemahkan presiden,” ujar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam rapat kerja pada Senin (16/1/2026).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, juga menegaskan lebih baik menjadi petani daripada menjadi menteri kepolisian.
Listyo mengaku mendapat pesan yang menawarkannya menjadi menteri kepolisian. Ia pun menolak adanya usul menempatkan Polri di bawah kementerian tertentu.














Hari ini : 721
Kemarin : 1326
Total Kunjungan : 450267
Hits Hari ini : 1963
Who's Online : 9