ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya – Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, menegaskan komitmen jajarannya dalam menindaklanjuti berbagai kebijakan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, khususnya terkait ketahanan pangan, kebersihan lingkungan, serta pengamanan menjelang dan selama bulan suci Ramadhan.
Dalam keterangannya, Kapolda menyampaikan bahwa kebijakan Polri di daerah merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden, Prabowo Subianto, yang saat ini menekankan pentingnya ketahanan pangan nasional di tengah dinamika dan ketidakpastian situasi global.
Menurutnya, dalam kondisi geopolitik dunia yang tidak menentu, setiap negara harus memperkuat ketahanan dalam negerinya, termasuk di sektor pangan.
“Pemerintah berupaya mengedepankan suasana ketahanan pangan. Hal ini juga ditindaklanjuti oleh Polri dengan memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.
Maksimalkan SPPG dan Penanaman Jagung
Kapolda menjelaskan, Polri telah mengambil peran aktif melalui berbagai program, di antaranya optimalisasi SPPG serta kegiatan penanaman jagung sebagai komoditas alternatif selain padi atau beras.
“Penanaman jagung ini diharapkan menjadi salah satu komoditas andalan di masa mendatang dan mampu mendukung kebutuhan pangan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, sejumlah Polda di wilayah lain sudah merealisasikan program pendidikan dan praktik teknis Polri yang terintegrasi dengan kebijakan tersebut.
Sementara untuk Papua Barat Daya, realisasi masih dalam tahap perencanaan dan menunggu arahan lebih lanjut dari Mabes Polri.
Tantangan Sarana dan Lahan Polda
Kapolda juga mengakui bahwa Polda Papua Barat Daya masih menghadapi keterbatasan sarana dan prasarana. Hingga kini, institusi tersebut masih menggunakan fasilitas sementara karena belum memiliki lahan definitif.
“Rekomendasi tanah sudah ada, namun statusnya belum jelas karena pembayaran lahan dari pemerintah daerah belum terealisasi. Ini tentu menjadi bagian dari kesiapan yang harus dipenuhi,” ungkapnya.
Ia menyebut, koordinasi dengan Mabes Polri dan pihak terkait akan terus dilakukan guna memastikan kesiapan infrastruktur sebelum program-program strategis dijalankan secara penuh di Papua Barat Daya.
Perang Terhadap Sampah
Selain ketahanan pangan, Kapolda menyoroti komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah terkait kebersihan lingkungan atau “perang terhadap sampah”.
Ia mengingat momen arahan Presiden di Sentul yang dihadiri para Kapolda dan pimpinan TNI, di mana isu kebersihan menjadi perhatian serius.
“Polda Papua Barat Daya sudah menindaklanjuti melalui kegiatan yang dilakukan personel Polair dan jajaran lainnya. Kebersihan bagian dari iman, dan lingkungan yang bersih akan mendukung kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Fokus Pengamanan Ramadhan
Memasuki bulan suci Ramadhan, Kapolda memastikan fokus utama Polda Papua Barat Daya adalah pengamanan dan pemberian rasa aman kepada masyarakat.
Ia menjelaskan, pola pengamanan akan serupa dengan pengamanan saat Natal dan Tahun Baru, termasuk antisipasi warga yang melakukan perjalanan mudik.
Masyarakat yang meninggalkan rumah diminta berkoordinasi dengan Polsek terdekat jika membutuhkan pengawasan tambahan.
Selain itu, jajaran Polres juga diminta menertibkan peredaran minuman keras ilegal yang dinilai dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.
“Kita ingin memberikan rasa aman dan nyaman, khususnya bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa,” pungkasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Polda Papua Barat Daya menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendukung kebijakan nasional, serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Barat Daya.













Hari ini : 2407
Kemarin : 2301
Total Kunjungan : 376229
Hits Hari ini : 4326
Who's Online : 15