ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Satuan Tugas (Satgas) Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kota Sorong mengambil langkah pemeriksaan dengan menutup sementara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Malaimsimsa menyusul munculnya keluhan kesehatan pada puluhan siswa dan guru SMP Muhammadiyah Al-Amin, Rabu (16/9/2026).
Sebanyak 26 siswa dan lima guru dilaporkan mengalami gejala berupa pusing, muntah hingga buang air besar secara terus-menerus setelah mengonsumsi makanan MBG. Untuk mengetahui penyebab kejadian tersebut, Satgas MBG mengambil sampel makanan dari SPPG Malaimsimsa untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium di Makassar.
Ketua Satgas MBG Kota Sorong, Ruddy R. Laku, mengatakan pemeriksaan laboratorium diperlukan untuk memastikan penyebab munculnya gejala kesehatan yang dialami para siswa dan guru.
“Sampel makanan akan dikirim dan diuji pada laboratorium di Makassar. Kami berharap hasil laboratorium dapat segera dirilis dengan data yang akurat agar penyebab kejadian ini dapat diketahui dan langkah pencegahan bisa dilakukan,” kata Ruddy.
Sebelumnya, Ruddy bersama tim kesehatan Satgas MBG mendatangi SMP Muhammadiyah Al-Amin setelah menerima laporan dari Dinas Kesehatan Kota Sorong mengenai sejumlah siswa yang mengalami gangguan kesehatan.
Hasil pengecekan awal menunjukkan 26 siswa dan lima guru mengalami gejala tersebut. Dari pemeriksaan lanjutan, delapan orang mengalami gejala cukup berat sehingga dievakuasi ke RSUD Sele Be Solu.
Sementara 18 siswa lainnya mendapatkan penanganan ringan berupa pemberian obat di sekolah dan kemudian diperbolehkan pulang.
Setelah melakukan pemeriksaan di sekolah, Satgas MBG melanjutkan observasi ke SPPG Malaimsimsa. Pemeriksaan meliputi peralatan, bahan makanan, proses pengolahan hingga penerapan standar operasional prosedur (SOP).
Berdasarkan keterangan penanggung jawab SPPG Malaimsimsa, unit tersebut mengelola sekitar 3.000 porsi MBG yang didistribusikan kepada 10 sekolah. Dari jumlah tersebut, sembilan sekolah lainnya dilaporkan tidak mengalami keluhan kesehatan seperti yang terjadi di SMP Muhammadiyah Al-Amin.
Satgas MBG Kota Sorong menyampaikan empati kepada siswa, guru dan keluarga yang terdampak. Hasil pemeriksaan laboratorium nantinya diharapkan dapat memberikan kepastian mengenai penyebab kejadian tersebut.
“Tentu semua tidak ingin ada kejadian seperti ini. Kami berharap kejadian ini menjadi yang pertama sekaligus terakhir di Kota Sorong,” pungkas Ruddy. (*)







