Profil Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, dari Reserse hingga Kepala BNN Menuju Kursi Kapolri

ANTARA/FATH PUTRA : Calon tunggal Kapolri Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menjabat tangan Ketua Komisi III DPR usai uji kelayakan dan kepatutan di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (01/10).

ISTORINEWS.COM, Jakarta — Perjalanan panjang di dunia kepolisian membawa nama Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto ke posisi strategis di tubuh Polri. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu kini menjadi calon Kapolri yang diusulkan Presiden Prabowo Subianto untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Suyudi sebelumnya dipercaya memimpin Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia dilantik sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 dan kemudian menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi.

Bacaan Lainnya

Komisi III DPR RI kemudian menyepakati Suyudi untuk melanjutkan proses sebagai calon Kapolri melalui rapat pleno uji kelayakan dan kepatutan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/10/2026).

Dalam proses tersebut, Suyudi turut menyampaikan pandangannya mengenai pembenahan institusi Polri. Ia menilai pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri melalui Keputusan Presiden Nomor 122/P Tahun 2025 dapat menjadi momentum untuk mempercepat pembenahan internal.

Menurut pandangannya, reformasi tersebut diarahkan bukan untuk melemahkan Polri, melainkan memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan serta hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

* Lulusan Akpol 1994

Suyudi Ario Seto lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973. Ia merupakan lulusan Akpol 1994 dan dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan kriminal. Selain Akpol, ia juga menempuh pendidikan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003 serta Sespimti pada 2018.

Kariernya dimulai dari lingkungan Polda Metro Jaya sebagai Kanit II Resmob. Setelah itu, ia dipercaya menduduki sejumlah jabatan operasional, termasuk Kapolsek Metro Pasar Minggu, Kapolsek Metro Tanah Abang dan Kapolsek Metro Penjaringan.

Pengalaman di bidang reserse juga terlihat dari sejumlah jabatan yang pernah diembannya, seperti Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat hingga Kanit Resmob Bareskrim Polri.

* Pernah Memimpin Sejumlah Polres

Karier Suyudi kemudian berkembang ke posisi pimpinan kewilayahan. Ia pernah dipercaya menjadi Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota dan Kapolres Metro Jakarta Pusat pada rentang 2014–2017.

Setelah itu, ia kembali mendapat penugasan di lingkungan Bareskrim Polri. Sejumlah jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain Wakil Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus), Wakil Direktur Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) serta Penyidik Tindak Pidana Utama Tingkat II Bareskrim Polri.

Pengalaman tersebut kemudian membawanya ke tingkat pimpinan Polda. Pada 2023, Suyudi menjabat Wakapolda Metro Jaya. Setahun kemudian, ia dipercaya sebagai Kapolda Banten.

* Dipercaya Memimpin BNN

Setelah mengakhiri tugas sebagai Kapolda Banten, Suyudi mendapat penugasan sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di luar struktur. Tidak lama kemudian, Presiden Prabowo Subianto melantiknya sebagai Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 menggantikan Marthinus Hukom.

Di BNN, Suyudi memimpin lembaga yang memiliki tugas dalam pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika. Pengalaman tersebut menambah cakupan tugas strategis yang pernah dijalaninya sebelum diusulkan sebagai calon Kapolri.

BNN mencatat Suyudi merupakan perwira lulusan Akpol 1994 dengan pengalaman panjang di bidang reserse. Selama perjalanan kariernya, ia juga menerima sejumlah tanda jasa dan penghargaan kedinasan.

* Menuju Pucuk Pimpinan Polri

Dengan pengalaman di bidang reserse, kewilayahan, Bareskrim, kepemimpinan Polda hingga BNN, Suyudi kini berada dalam tahapan pergantian pucuk pimpinan Polri.

Jika proses pergantian tersebut diselesaikan sesuai mekanisme ketatanegaraan, Suyudi akan menggantikan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

Perjalanan karier Suyudi menunjukkan pengalaman yang cukup luas di berbagai lini kepolisian, mulai dari penanganan perkara kriminal di tingkat operasional hingga memimpin institusi di tingkat nasional. (*)

Pos terkait