Pemkot Sorong Perkuat Transformasi Posyandu, 87 dari 118 Posyandu Telah Terapkan ILP

DISKOMINFO KOTA SORONG : Pemkot Sorong Perkuat Transformasi Posyandu, 87 dari 118 Posyandu Telah Terapkan ILP.

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Pemerintah Kota Sorong terus mendorong transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) agar mampu memberikan pelayanan dasar yang lebih optimal, terintegrasi, dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Sorong, Jemima Elisabeth Lobat, dalam kegiatan Temu Kader Tim Pembina Posyandu yang berlangsung di Posyandu Harapan, Senin (12/10/2026).

Bacaan Lainnya

Jemima mengungkapkan, saat ini Kota Sorong memiliki 118 Posyandu dengan dukungan sekitar 1.200 kader yang tersebar di seluruh wilayah kota. Dari jumlah tersebut, sebanyak 87 Posyandu telah melaksanakan Integrasi Layanan Primer (ILP).

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan dasar agar semakin mudah diakses dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, kader Posyandu memiliki peran strategis karena berinteraksi langsung dengan masyarakat. Oleh sebab itu, pembinaan, pendampingan, serta peningkatan kapasitas kader perlu terus dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Keberhasilan transformasi Posyandu tidak hanya diukur dari tertibnya administrasi atau terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari semakin baiknya pelayanan yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, Jemima mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi, terutama menyangkut kualitas sumber daya manusia serta ketersediaan sarana dan prasarana pendukung pelayanan Posyandu.

Untuk mengatasi berbagai kendala tersebut, Tim Pembina Posyandu Kota Sorong berkomitmen memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan pemerintah daerah, Tim Penggerak PKK, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, tenaga kesehatan, pemerintah distrik, kelurahan, serta seluruh kader Posyandu.

Ia juga berharap kegiatan sosialisasi dan peningkatan kapasitas kader tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi ditindaklanjuti melalui langkah konkret, antara lain pembenahan registrasi Posyandu, peningkatan kompetensi kader, penerapan pelayanan berdasarkan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta penanganan berbagai persoalan kesehatan di lingkungan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Sorong, Septinus Lobat, bersama Jemima Elisabeth Lobat. Turut hadir Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, S.Sos., Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Papua Barat Daya, Orpa Susana Kambu, serta perwakilan Tim Pembina Posyandu Pusat, Suci Ardi Daud, Spesialis Anak.

Sejumlah pimpinan OPD dari Pemerintah Kota Sorong, Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya, dan pemerintah pusat juga menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Jemima menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan Tim Pembina Posyandu Pusat. Ia berharap kehadiran perwakilan pusat dapat memberikan dukungan, arahan, dan penguatan bagi pengembangan Posyandu di Kota Sorong.

Melalui kegiatan Temu Kader tersebut, Pemerintah Kota Sorong berharap seluruh Posyandu terus berkembang, meningkatkan kualitas pelayanan, serta mampu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di setiap wilayah secara lebih optimal.

Transformasi Posyandu diharapkan tidak sekadar menjadi perubahan dalam sistem pelayanan, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. (*)

Pos terkait