ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Anggota Komisi V DPR RI dari Daerah Pemilihan Papua Barat Daya, Faujia Helga Br. Tampubolon Umlati, meninjau pembangunan fasilitas sanitasi di Kelurahan Tampa Garam, Tanjung Kasuari, dan Kelurahan Saoka, Distrik Maladum Mes, Kota Sorong, Selasa (20/10/2026).
Pembangunan sanitasi tersebut merupakan program yang diusulkan Faujia Helga Br. Tampubolon Umlati melalui Kementerian Pekerjaan Umum, Direktorat Jenderal Cipta Karya, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan Papua Barat.
Peninjauan ini langsung di dampingi Kordinator Satuan Kerja Pelaksana Wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, Konny Laro, S.T, seklaigus melihat secara langsung pelaksanaan pembangunan sanitasi di sejumlah wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan infrastruktur dasar bagi masyarakat.
Kordinator Satuan Kerja Pelaksana Wilayah Papua Barat dan Papua Barat Daya, Konny Laro, kepada media ini mengatakan pihaknya terus mengawal dan memastikan bahwa pembangunan sanitasi, usulan anggota DPR RI, Faujia Helga Tampubolon tersebut berjalan tepat sasaran dan selesai tepat waktu.
“Dalam kunjungan ibu Faujia untuk tinjau langsung pembangunan sanitasi di kelurahan Tanjung Kasuafi dan Saoka untuk memastikan sejauh mana penyelesaiannya, dan beliau sendiri sudah lihat langsung beberapa pembangunan yang sudah selesai dan ada juga yang masih dalam proses pembangunan,” ujar Konny Laro.
“Kami juha tentunya, terus mengawal dan memastikan bahwa pembangunan sanitasi, usulan anggota DPR RI, ibu Faujia Tampubolon, berjalan tepat sasaran dan selesai tepat waktu,” lanjut Konny.
Selanjutnya Konny memaparkan usulan anggota Komisi V DPR RI, Faujia Helga Br. Tampubolon Umlati, untuk pembangunan fasilitas sanitasi melalui program Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) menyasar sejumlah lokasi di Provinsi Papua Barat Daya.
Menurutnya, program tersebut mencakup 10 lokasi di Papua Barat Daya, dengan empat lokasi berada di Distrik Maladum Mes, Kota Sorong.
Empat kelurahan di Distrik Maladum Mes yang menjadi lokasi pembangunan yakni Kelurahan Tampa Garam, Suprau, Tanjung Kasuari, dan Saoka. Masing-masing kelurahan mendapatkan pembangunan sebanyak 15 unit.
Selanjutnya, di Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, pembangunan SANIMAS berlokasi di Kelurahan Mariat Pantai dengan jumlah 15 unit.
Sementara itu, di Distrik Salawati, pembangunan tersebar di empat kampung dan kelurahan. Kampung Walal mendapatkan 17 unit, dengan 14 unit di antaranya telah dilengkapi bilik, tangki septik, resapan, dan grease trap.
Adapun Kelurahan Majaran mendapatkan 16 unit, Kelurahan Majener sebanyak 15 unit, Kelurahan Matawolot sebanyak 15 unit, serta Kelurahan Katinim sebanyak 14 unit.
Pada tahap kedua, program SANIMAS juga menyasar Kabupaten Raja Ampat dengan dua lokasi pembangunan, yakni Kelurahan Warmasen sebanyak 13 unit dan Kelurahan Sapordanco sebanyak 13 unit.
Selain di Papua Barat Daya, program pembangunan sanitasi juga mencakup wilayah Provinsi Papua Barat. Lokasi yang disebutkan meliputi program LPK di Kabupaten Manokwari serta program SANIMAS di Kabupaten Teluk Wondama.
Program ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap sarana sanitasi yang layak melalui dukungan program pembangunan infrastruktur.







