Anggota DPR Otsus PBD Minta Gubernur Evaluasi Total Dinas Koperasi UMKM, Soroti Janji Program Tak Terealisasi

Cartensz Malibella, Anggota Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPR Papua Barat Daya.

ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya – Anggota Fraksi Otonomi Khusus (Otsus) DPR Papua Barat Daya, Cartensz Malibela, meminta Gubernur Papua Barat Daya melakukan evaluasi total terhadap kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD), khususnya Dinas Koperasi dan UMKM, menyusul gagalnya realisasi sejumlah program yang telah dijanjikan kepada masyarakat, khususnya pedagang mama-mama Papua.

Cartensz menilai kegagalan tersebut tidak hanya merugikan masyarakat, tetapi juga mencederai wibawa lembaga DPR sebagai institusi yang memiliki kedudukan setara dengan pemerintah daerah dalam sistem pemerintahan.

Bacaan Lainnya

Akibat dari pada itu, Senin siang (15/12/2025) pedagang mama-mama Papua melakukan aksi solidaritas di halaman kantor Gubernur Papua Barat Daya.

“DPR ini lembaga terhormat, punya wibawa, setara dengan Gubernur. Masa OPD datang dan seolah-olah menipu kami, lalu masyarakat juga dirugikan,” tegas Cartensz.

Ia menjelaskan, aksi kekecewaan yang dilakukan oleh mama-mama Papua merupakan bentuk protes atas janji OPD yang hingga kini tidak pernah diwujudkan.

Janji tersebut, kata dia, mencakup pemberian modal usaha serta pembangunan pasar bagi pelaku ekonomi masyarakat kecil.

“OPD sudah janji soal anggaran, soal bangun pasar, soal modal usaha. Tapi semua itu tidak ada. Ini yang membuat mama-mama Papua kecewa,” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, Cartensz mendesak Gubernur Papua Barat Daya untuk segera mengambil langkah tegas dengan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap OPD terkait, terutama Dinas Koperasi dan UMKM.

“Kami minta Gubernur evaluasi total. Kalau tidak mampu memimpin dan menjalankan program, masih banyak orang lain yang bisa,” pungkasnya.

Ia berharap evaluasi tersebut dapat menjadi momentum pembenahan kinerja OPD agar program-program pemerintah benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dan tidak sekadar menjadi janji tanpa realisasi.

Pos terkait