Anggota Komisi VI DPR RI Asal Raja Ampat ini, Lakukan Silahturahmi bersama Staf dan Pimpinan PT Gag Nikel

Kunjungan kerja anggota Komisi VI DPR RI Faujia Helga Tampubolon di PT Gag Nikel di sambut Officer Manager Sorong PT. Gag Nikel, Rudy S. Sumual di ruang meting PT Gag Nikel dan Plt kepala Kampung Gag Nur Idham Abdul Karim.

Istorinews.com, Raja Ampat- Anggota Komisi VI DPR RI, Faujia Helga Tampubolon melkukan kunjungan kerjanya ke PT Gag Nikel di kampung Gag distrik Waigeo Barat Kepulauan kabupaten Raja Ampat Papua Barat Daya, Jumat (17/1/2025).

Kunjungan anggota Fraksi Partai Demokrat itu, bertujuan untuk silahturahmi dengan pimpinan dan manajemen PT Gag Nikel, kendati PT Gag Nikel adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bermitera langsung dengan Komisi VI DPR RI.

Bacaan Lainnya

“Kunjungan kerja ke PT Gag Nikel ini semata-mata untuk melakukan silahtutahmi dengan pimpinan dan manajemennya, dimana PT Gag Nikel adalah anak perusahaan milik negara yang bermitra dengan Komisi VI yang kebetulan ada di kabupaten Raja Ampat,” ujar Faujia Helga Tampubolon.

Srikandi Partai Demokrat ini disambut oleh Sataf PT Gag Nikel didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Kampung Gag, Nur Idham Abdul Karim, S.H dan diterima langsung oleh Officer Manager Sorong PT. Gag Nikel, Rudy S. Sumual di ruang meting PT Gag Nikel.

Foto bersama anggota Komisi VI DPR RI Faujia Helga Tampubolon bersama pimojnan dan staf PT Gag Nikel serta Plt Kepala Kampung Gag.

Mom Egha sapaan akrab Faujia Helga Tampubolon mengatakan, sebagai mitera Komisinya di Senayan dan berada di daerah pemilihannya, ia memandang perlu mengetahui tengang sejarah perusahaan yang bergerak di bidang tambang mieral dan batu bara (Minerba) itu.

Ia pun menyebutkan kunjungannya sebagai anggota DPR RI di PT Gag nikel sama sekali tidak mengintervensi manajemen PT Gag Nikel, melainkan sekedar memahami tentang sejarah dan kapan perusahaan tambang milik negara ini mulai ada di Raja Ampat.

“Saya hadir bukan mau intervensi karena saya ini adalah mitera kerja PT Gag Nikel, sama sekalai tidak ! Saya datang untuk silahturahmi dan ingin tau sejarah dari PT Gag Nikel di Raja Ampat, supaya ketika saya ditanya saat rapat komisi, saya pun tentunya bisa menjawab,” jelas Mom Egha.

Di akhir pertemuan itu, Mom Egha berharap PT Gag Nikel dapat memperhatikan putra putri Raja Ampat khususnya di Kampung Gag dalam merekrut tenaga kerja.

Officer Manager Sorong PT. Gag Nikel, Rudy Sumual, dalam pertemuan bersama anggota DPR RI asal Raja Ampat itu, menjelaskan sejarah berdirinya PT Gag Nikel dan bagaimana cara kerja serta keterlibatan perusahaan dengan masyarakat yang ada di area ring satu, dua dan ring tiga perusahaan.

“Kami tentunya memberikan apresiasi kepada ibu Helga, beliau ini adalah anggota DPR RI yang juga berasal dari Raja Ampat,” kata Rudy Sumual.

“Lewat kunjungannya beliau sudah melihat sendiri aktivitas kami di perusahaan. Kami juga sudah menjelaskan banyak hal termasuk penerimaan tenaga kerja lokal Raja Ampat khususnya dari Kampung Gag dan kami berharap kunjungannya sebagai komisi yang bermitra dengan BUMN akan membawa hal positif terhadap PT Gag Nikel,” tandasnya.

Ia pun menjelaskan bahwa kehadiran Faujia Helga Tampubolon di lokasi perusahaan PT Gag Nikel menjadi hal penting, dimana manajemen sendiri dapat mengklarifikasi terkait hal-hal yang ia dengar tentang kegiatan perusahaan di lapangan.

“Kehadiran ibu Helga ini menjadi hal penting, dimana kami bisa mengklarifikasi hal-hal yang terjadi selama perusahaan ini berdiri hingga sekarang dan juga bagaimana kerja kami di lapangan,” jelas Sumual.

Harapannya setelah dijelaskan banyak hal, anggota DPR RI Faujia Helga Tampubolon dapat bercerita kepada teman-teman komisinya di Senayan bagaimana kepedulian PT Gag Nikel terhadap masyarakat dan lingkungan di Raja Ampat, bahwa selama ini semua berjalan dengan baik.

Pos terkait