ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya– Anggota DPR Provinsi Papua Barat Daya, Carstensz Malibela, melaksanakan reses di Gedung Serba Guna Distrik Seget, Kabupaten Sorong, pada 20 September 2025.
Kegiatan ini dihadiri para tokoh masyarakat yang hadir untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan warga.
Reses tersebut menjadi wadah komunikasi dua arah antara wakil rakyat dan konstituen, sekaligus ajang penyerapan aspirasi masyarakat terkait pembangunan dan pelayanan publik.

Para tokoh masyarakat menekankan sejumlah persoalan mendasar yang membutuhkan perhatian pemerintah provinsi.
Sedikitnya terdapat 14 poin aspirasi yang disampaikan, antara lain:
1. Minimnya infrastruktur penunjang kamtibmas di Distrik Salawati Tengah dan Segun.Minimnya Infrastruktur Kamtibmas dan saat ini Distrik Salawati tengah dan Distrik Segun masih menjadi wilayah bawahan bahkan di sana tidak ada Infrastruktur Penunjang Kamtibmas tersebut.
2. Keterbatasan sarana kesehatan.
Keterbatasan fasilitas pendidikan.
3. Minimnya pelayanan infrastruktur di tingkat distrik.
4. Minimnya pelayanan infrastruktur di tingkat kampung.
5. Ketiadaan air bersih.
6. Perlunya penerangan 24 jam oleh PLN.
7. Perbaikan jalan Sorong–Seget yang rusak berat.
8. Minimnya akses internet.
9. Talut pencegah abrasi pantai.
10. Perumahan layak huni bagi masyarakat.
12. Minimnya sarana keagamaan.
13. Minimnya dukungan kelembagaan masyarakat adat tingkat distrik.
14. Pemberdayaan masyarakat lokal untuk terlibat di perusahaan yang beroperasi di wilayah Seget.
Carstensz Malibela menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi catatan penting untuk diperjuangkan melalui lembaga legislatif.
“Hasil reses ini diharapkan menjadi masukan berharga bagi Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mendengarkan secara seksama aspirasi, usulan, dan keluhan yang disampaikan oleh para tokoh masyarakat di Seget.
Berbagai isu terkait pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta isu-isu lainnya dibahas dalam forum tersebut.
Diharapkan hasil reses ini dapat menjadi masukan yang berharga bagi Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dalam merumuskan kebijakan dan program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berpihak kepada masyarakat.













Hari ini : 275
Kemarin : 1722
Total Kunjungan : 378279
Hits Hari ini : 434
Who's Online : 10