Dinas Pariwisata Kota Sorong Prioritaskan Pemberdayaan OAP Melalui Dana Otsus

ISTORI NEWS : Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Sorong, Zikri Atiqe Helmi.

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong –  Dinas Pariwisata Kota Sorong memprioritaskan pemberdayaan masyarakat Orang Asli Papua (OAP) melalui pemanfaatan Dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2026.

Program tersebut difokuskan pada peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta pembangunan fasilitas penunjang di lokasi wisata yang dikelola masyarakat asli Papua.

Bacaan Lainnya

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Sorong, Zikri Atiqe Helmi, mengatakan program tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas masyarakat OAP dalam mengelola potensi pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Menurutnya, peningkatan kualitas SDM dan pembangunan fasilitas wisata menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan destinasi wisata yang dikelola masyarakat asli Papua.

“Dana Otsus tahun ini kami prioritaskan untuk pemberdayaan masyarakat Orang Asli Papua, terutama peningkatan SDM dan pembangunan gazebo-gazebo di tempat wisata yang dikelola oleh OAP,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pembangunan gazebo diharapkan dapat membuat kawasan wisata menjadi lebih baik, nyaman, dan menarik bagi pengunjung. Dengan demikian, jumlah kunjungan wisatawan diharapkan meningkat dan memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal di sektor pariwisata.

Selain pembangunan fasilitas, Dinas Pariwisata Kota Sorong juga memberikan perhatian terhadap peningkatan kemampuan berbahasa Inggris bagi masyarakat OAP yang terlibat dalam pengelolaan desa wisata.

Zikri mengungkapkan, program pelatihan bahasa Inggris tersebut dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan kemampuan para pemandu wisata, khususnya dalam berkomunikasi dengan wisatawan mancanegara.

“Tahun ini kami sudah mengirimkan kurang lebih 15 orang anak-anak Orang Asli Papua ke Kampung Inggris untuk mengikuti pelatihan. Mereka merupakan pemandu yang terlibat dalam pengelolaan desa-desa wisata,” jelasnya.

Ia berharap, setelah mengikuti pelatihan, para peserta dapat kembali dan menerapkan kemampuan yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, terutama wisatawan asing.

Menurut Zikri, penguasaan bahasa Inggris menjadi salah satu keterampilan penting bagi pemandu wisata dalam memperkenalkan potensi pariwisata Kota Sorong kepada pengunjung dari luar negeri.

Melalui program pemberdayaan yang didukung Dana Otsus tersebut, Dinas Pariwisata Kota Sorong berharap kapasitas SDM Orang Asli Papua di sektor pariwisata terus berkembang, pengelolaan destinasi wisata semakin baik, serta peluang usaha dan pendapatan masyarakat lokal semakin meningkat.

Pos terkait