Dir Intelkam Polda PBD: Informasi Akurat Dibutuhkan untuk Jaga Kondusivitas Daerah

ISTORI NEWS : Dir Intelkam Polda PBD: Informasi Akurat Dibutuhkan untuk Jaga Kondusivitas Daerah.

ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya – Direktur Intelkam Polda Papua Barat Daya Kombes Pol. Satria Adrie Vibrianto menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan insan pers dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang semakin cepat dan masif.

Hal itu disampaikan Satria saat melakukan silahturahmi bersama insan Pers di Rilyts Panorama Hotel, Sabtu (3/10/2026).

Bacaan Lainnya

Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sehingga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk media.

Satria mengatakan, perkembangan media saat ini telah mengalami perubahan signifikan. Informasi tidak lagi hanya disampaikan melalui media cetak dan elektronik, tetapi juga berkembang pesat melalui media online dan berbagai platform digital.

“Perkembangan informasi di zaman sekarang sudah mulai lebih cepat dan lebih masif. Tentunya ini menjadi satu tantangan, bagaimana kita bisa mengarahkannya secara positif,” ujar Satria.

Ia menyebut, derasnya arus informasi juga membawa tantangan baru karena dapat dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan negatif. Kondisi tersebut, kata dia, perlu diantisipasi bersama melalui penyebaran informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Satria juga menyinggung fenomena post-truth, ketika fakta dan kebenaran dapat dikalahkan oleh informasi yang lebih cepat menyebar dan dipercaya masyarakat.

“Ini namanya era post-truth. Kadangkala yang benar belum tentu dianggap benar. Karena itu, yang benar harus kita biasakan,” katanya.

Menurut Satria, kecepatan informasi di era digital harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi sebelum menyebarkannya kepada masyarakat.

Ia menilai, kondisi tersebut menjadi tantangan bersama, baik bagi kepolisian maupun insan media. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara kedua pihak perlu terus dibangun.

“Antara kepolisian dan insan media adalah satu ikatan yang tidak bisa terpisahkan. Kita mempunyai keinginan yang sama, yaitu di mana kita tinggal, kita ingin meninggalkan tempat ini dalam keadaan aman,” ujarnya.

Satria menjelaskan, kepolisian memiliki tugas menjaga keamanan, sementara media menjalankan fungsi jurnalistik dengan memberikan informasi kepada masyarakat. Kedua peran tersebut, menurutnya, dapat berjalan beriringan untuk menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Ia berharap pertemuan dengan insan media tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat menjadi awal untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi ke depan.

“Harapannya ke depan kita akan selalu saling mengisi. Konteksnya sama-sama bahwa kita harus berhati-hati dan semuanya sama-sama untuk menjaga wilayah kita dalam keadaan aman,” katanya.

Satria juga meminta dukungan insan media untuk membantu memberikan edukasi dan pencerdasan kepada masyarakat melalui informasi yang akurat dan berimbang.

“Polisi membutuhkan dukungan dari rekan-rekan media untuk bisa memberikan pencerdasan, edukasi yang baik kepada masyarakat, informasi-informasi yang akurat, sehingga masyarakat benar-benar bisa memahami informasi yang diterima,” pungkasnya.

Pos terkait