ISTORINEWS.COM, Papua Barat Daya- Masyarakat Inanwatan, Metamani, Kais, dan Kokoda (IMEKKO) yang berdomisili di Kota dan Kabupaten Sorong mendatangi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi (DPRP) Papua Barat Daya, Rabu (13/8/2025).
Kedatangan mereka bertujuan menyampaikan aspirasi terkait percepatan pembentukan calon daerah otonomi baru (DOB) Kabupaten IMEKKO. Usulan tersebut sebelumnya telah memperoleh Surat Amanat Presiden (Ampres) bersamaan dengan pembentukan DOB Provinsi Papua Barat Daya pada 2022.
Massa aksi yang dipimpin Agus Biai diterima anggota DPRP Papua Barat Daya, yakni George Karel Dedaida dan Frengky Umpain melalui mekanisme pengangkatan, serta dua anggota Komisi I, Yustus Kambu dan Yanto Yotam.
Ketua tim, Agus Biai, membacakan empat poin aspirasi, antara lain:
1. Meminta DPRP Papua Barat Daya segera memberikan rekomendasi mendukung pembentukan DOB Kabupaten IMEKKO.
2. Mengklarifikasi dan membatalkan aspirasi LMA Suku KAISO.
3. Menegaskan bahwa Kais adalah bagian dari kesatuan kultur IMEKKO.
4. Menyatakan bahwa Inanwatan, Metamani, Kais, dan Kokoda tidak memiliki permasalahan internal dan tetap bersatu.
Aspirasi tersebut ditandatangani oleh Kepala Suku IMEKKO Papua Barat Daya, Nikolas Fatari; Ketua LMA IMEKKO PBD, Esau Gogoba; Kepala Suku IMEKKO Kota Sorong, Marthen Akide; dan Kepala Suku IMEKKO Kabupaten Sorong, Marthen Nebore.
Usai penyampaian aspirasi, Agus Biai menyerahkan dokumen usulan DOB IMEKKO yang berasal dari Sorong Selatan sebagai kabupaten induk.
Anggota DPRP Papua Barat Daya, George Karel Dedaida, menyatakan bahwa perjuangan pembentukan DOB IMEKKO sudah berada pada tahap akhir menuju penetapan. Namun, proses tersebut sempat tertunda akibat moratorium pemekaran daerah.
“Sekarang moratorium sudah dicabut berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2021 tentang Otonomi Khusus Papua, sehingga tidak ada alasan lagi untuk menunda pemekaran Kabupaten IMEKKO,” ujar Dedaida, yang juga putra asli IMEKKO.
Menurutnya, DPRP Papua Barat Daya akan mendorong kembali aspirasi tersebut ke pemerintah pusat setelah melakukan penyesuaian nomenklatur pada dokumen pengusulan.
Ia menegaskan pentingnya kesolidan masyarakat IMEKKO dalam mendukung Kabupaten Sorong Selatan sebagai kabupaten induk. “Dukungan kabupaten induk sangat menentukan. Jika kita satu suara, peluang terwujudnya DOB IMEKKO semakin besar,” tegasnya.
Aspirasi masyarakat IMEKKO juga diserahkan kepada Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Barat Daya dan Gubernur Papua Barat Daya untuk ditindaklanjuti.














Hari ini : 470
Kemarin : 1317
Total Kunjungan : 237252
Hits Hari ini : 1114
Who's Online : 5