ISTIRINEWS.COM, Papua Barat Daya – Anggota Komisi IV DPRP Papua Barat Daya, Carstensz Malibela, meminta pimpinan DPRP Papua Barat Daya (PBD) segera mengambil langkah konkret menyikapi aksi demonstrasi pedagang mama-mama asli Papua yang telah berlangsung selama dua hari di halaman Kantor Gubernur, namun belum memperoleh jawaban yang memuaskan dari pemerintah daerah.
Menurut Carstensz, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena para pedagang mama-mama Papua datang untuk menyampaikan aspirasi terkait persoalan ekonomi dan keberlangsungan usaha mereka.
Ia menilai pemerintah perlu segera memberikan kepastian dan solusi atas tuntutan yang disampaikan para mama Papua.
“Kami meminta pimpinan DPRP Papua Barat Daya untuk segera menindaklanjuti persoalan ini. Aspirasi mama-mama Papua harus didengar dan dijawab secara jelas oleh pemerintah,” ujar Carstensz, Kamis (2/7/2026).
Untuk itu, ia mengusulkan agar DPRP Papua Barat Daya segera menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan menghadirkan pihak-pihak terkait guna membahas secara terbuka persoalan yang menjadi tuntutan para pedagang.
Carstensz menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut penting agar DPRP dapat memperoleh penjelasan langsung mengenai kebijakan pemerintah terhadap pemberdayaan ekonomi orang asli Papua, termasuk program-program yang bersumber dari dana otonomi khusus.
Ia juga menekankan bahwa DPRP memiliki fungsi pengawasan sehingga perlu memastikan aspirasi masyarakat, khususnya pedagang mama-mama Papua, mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.
“RDP ini penting agar ada kejelasan. Pemerintah harus menjelaskan langkah-langkah yang sudah dan akan dilakukan untuk membantu mama-mama Papua yang selama ini menjadi pelaku ekonomi rakyat,” tegasnya.
Aksi demonstrasi para pedagang mama Papua menuntut perhatian pemerintah terhadap berbagai persoalan yang dihadapi, termasuk dukungan terhadap usaha dan keberlangsungan ekonomi masyarakat asli Papua.












Hari ini : 1059
Kemarin : 1463
Total Kunjungan : 514909
Hits Hari ini : 2131
Who's Online : 11