ISTORINEWSCOM, Kota Sorong – Anggota Komisi V DPR RI Faujia Helga Br. Tampubolon turun langsung meninjau kondisi rumah warga yang terdampak banjir rob dan abrasi di Pulau Doom, Distrik Sorong Kepulauan, Kota Sorong, Rabu (29/4/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Faujia melihat secara langsung sejumlah rumah warga yang berada di pesisir pantai dalam kondisi memprihatinkan, bahkan nyaris hanyut akibat terjangan ombak dan pengikisan garis pantai yang semakin parah.
Peninjauan ini turut didampingi sejumlah instansi terkait, di antaranya BMKG Stasiun Sorong, Basarnas, Balai Penataan Pembangunan dan Prasarana Kawasan Papua Barat Daya, Dinas Perumahan Kota Sorong, serta Dinas Cipta Karya Kota Sorong.

Usai meninjau lapangan, Faujia menggelar diskusi bersama instansi terkait dan masyarakat setempat guna merumuskan langkah-langkah penanganan yang perlu segera diambil.
Dalam pertemuan tersebut, ia menegaskan pentingnya penanganan cepat terhadap persoalan rob dan abrasi yang mengancam keselamatan warga.
“Masalah ini tidak bisa ditunda. Harus ada langkah konkret agar masyarakat tidak terus hidup dalam ketakutan akibat ancaman air laut,” tegasnya.
Politisi Partai Demokrat itu menyatakan siap mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Doom melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Sorong serta mitra kerja di Komisi V DPR RI, agar pemerintah pusat melalui kementerian terkait dapat segera memberikan solusi.
Faujia juga mengaku sangat prihatin melihat kondisi rumah warga yang terdampak abrasi. Ia berharap dukungan dan doa dari masyarakat agar dirinya dapat terus memperjuangkan kebutuhan warga di tingkat pusat.
“Saya tidak bisa melihat masyarakat di daerah pemilihan saya hidup dalam kecemasan karena rumahnya terancam hilang akibat abrasi,” ujarnya.
Selain persoalan rob dan abrasi, masyarakat Pulau Doom juga menyampaikan sejumlah usulan pembangunan kepada Faujia Helga sebagai anggota Komisi V DPR RI.
Di antaranya pengaspalan jalan lingkar pulau sepanjang sekitar 6 kilometer, peningkatan fasilitas Lapangan Sepak Bola Merdeka Doom, serta pembangunan gedung olahraga (GOR) mini sebagai bagian dari pengembangan pulau bersejarah tersebut.
Menanggapi hal itu, Faujia minta agar usulan itu tidak bersifat pribadi, melainkan dikordinasikan dengan pemerintah kota Sorong, sehingga menjadi usulan pemerintah daerah untuk memudahkannya mengusulkan lewat mitera kerja Komisi V DPR RI.












Hari ini : 925
Kemarin : 0
Total Kunjungan : 402125
Hits Hari ini : 1415
Who's Online : 11