ISTORINEWS.COM, Kota Sorong – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badan Persaudaraan Antar Iman (Berani) Provinsi Papua Barat Daya, melantik dan mengukuhkan Dewan Pengurus Cabang “Berani” se-Papua Barat Daya di hotel Masiat Sorong, Sabtu (20/12/2025).
Ketua DPW Berani Papua Barat Daya, Pdt. Agustinus Biay, menjelaskan bahwa sebelumnya pelantikan pengurus DPW Berani Papua Barat Daya telah dimulai sejak 15 November 2023 lalu.
Menurutnya, pada pelantikan awal tersebut yang dilantik baru unsur inti, yakni Ketua, Sekretaris, dan Bendahara. Pelantikan itu bahkan dihadiri langsung oleh Menteri, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap kehadiran Badan Persaudaraan Antar Iman.
“Pelantikan DPW sebenarnya sudah dilakukan pada 15 November 2023. Saat itu yang dilantik baru unsur pimpinan inti. Setelah itu ada jeda yang cukup panjang, dan hari ini barulah kami melantik badan pengurus secara lengkap,” Ujar Agus Biay.

Ia menegaskan, pelantikan pengurus lengkap ini menjadi langkah penting agar seluruh program Badan Persaudaraan Antar Iman dapat segera dijalankan secara maksimal.
Fokus utama organisasi ini adalah menumbuhkan iman dan ketakwaan umat kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus menghadirkan pelayanan nyata di tengah masyarakat.
“Program-program kami bersifat strategis dan langsung menyentuh umat. Ketika ada umat yang sakit, mengalami kesulitan, atau membutuhkan bantuan, kami harus hadir di sana melalui perwakilan DPW,” jelasnya.
Lebih lanjut, Pdt. Agustinus menyampaikan bahwa tujuan utama Badan Persaudaraan Antar Iman ke depan adalah menyalurkan aspirasi umat beriman kepada Tuhan melalui tindakan nyata, terutama dalam membantu kebutuhan fisik dan sosial masyarakat.
Ia menambahkan, seluruh program kerja, baik jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang, akan dijalankan secara berkelanjutan dan terarah.
Dalam pelaksanaannya, Badan Persaudaraan Antar Iman akan menjadi mitra strategis pemerintah, khususnya Kementerian Agama dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.
Organisasi ini juga siap membantu menerjemahkan dan mengimplementasikan program-program Kementerian Agama agar dapat dirasakan langsung oleh umat di lapangan.
“Kami tidak akan bertentangan dengan forum lintas agama atau lembaga lain. Fokus kami adalah persaudaraan antar iman dan pelayanan kepada umat. Itulah sasaran utama kami,” tegas Pdt. Agustinus.
Mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, Sugiarto, menegaskan pentingnya menjaga dan merawat kerukunan antarumat beragama di Papua Barat Daya sebagai fondasi utama persatuan dan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan dalam sambutan pada acara pelantikan pengurus Badan Persaudaraan Antariman di Papua Barat Daya. Dalam kesempatan itu, Kakanwil Kemenag menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru dilantik.
“Atas nama Kementerian Agama Provinsi Papua Barat, saya menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Amanah ini bukan sekadar jabatan, tetapi merupakan tugas mulia dalam merawat persaudaraan antarumat beragama di tanah Papua Barat Daya yang kita cintai bersama,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa Papua merupakan tanah yang kaya akan keberagaman agama, suku, budaya, dan bangsa. Keberagaman tersebut, menurutnya, jika dirawat dengan baik dan penuh kearifan, akan menjadi kekuatan besar bagi persatuan dan pembangunan.
Namun sebaliknya, jika tidak dikelola dengan bijaksana, berpotensi menimbulkan gesekan sosial.
“Di sinilah peran strategis Badan Persaudaraan Antariman menjadi sangat penting,” tegasnya.
Kakanwil Kemenag menambahkan, Kementerian Agama terus berkomitmen memperkuat moderasi beragama sebagai upaya menjaga kerukunan umat beragama. Moderasi beragama dimaknai sebagai cara pandang beragama yang adil, seimbang, toleran, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.














Hari ini : 526
Kemarin : 1317
Total Kunjungan : 237308
Hits Hari ini : 1351
Who's Online : 11