ISTORINEWS.COM, Yogjakarta– Pemerintah Kabupaten Raja Ampat secara resmi menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogjakarta melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Kampusnya, Sabtu (3/5/2025).
Penandatanganan MoU itu dilanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Gajah Mada (FISIPOL UGM).
Penandatanganan MoU berlaku selama lima tahun, hal ini menjadi langkah awal sinergitas antara Pemda dan akademisi dalam mendukung pembangunan daerah berbasis data, riset, dan partisipasi.
Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, mengatakan pada tahun pertama kerja sama, fokus diarahkan pada penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) yang dilanjutkan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Hal itu dilakukan sebagai bentuk penjabaran visi dan misi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Raja Ampat, yakni; Raja Ampat Bangkit, Raja Ampat Produktif untuk Masyarakat Sejahtera,” ujar Bupati Orideko Burdam.
Usai penandatanganan, Bupati, Wakil Bupati, dan Sekretaris Daerah didampingi sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis turut menyampaikan paparan penajaman visi kepada tim penyusun RPJMD dari UGM.
Menurut Bupati Orideko Burdam, langkah ini bertujuan untuk memastikan terjemahan visi dan misi ke dalam arah kebijakan serta program kerja yang operasional di tingkat perangkat daerah.
“Kerja sama ini merupakan wujud komitmen Pemda dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang terukur, inklusif, dan berkelanjutan. Dengan dukungan UGM, kami optimistis visi besar Raja Ampat yang bangkit dan produktif dapat benar-benar terwujud bagi kesejahteraan masyarakat,” jelas Orideko Burdam.
Menurutnya MoU bersama UGM Yogjakarta bukan sekadar formalitas administratif, melainkan simbol komitmen bersama untuk menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
“MoU ini memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi, mendorong inovasi, membuka akses pendidikan dan penelitian, serta menunjukkan komitmen nyata kedua belah pihak untuk kemajuan masyarakat Raja Ampat,” tandasnya.
Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan inovasi, serta berharap kolaborasi ini dapat berlanjut dalam aksi nyata yang berkelanjutan.
“Saya mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Raja Ampat untuk menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan inovasi, serta berharap kolaborasi ini dapat berlanjut dalam aksi nyata di masa depan,” tegasnya.
Dekan FISIP UGM, Dr. Wawan Mas’udi dalam sambutannya menyambut baik kerja sama dengan Pemkab Raja Ampat dan menyampaikan komitmen penuh untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia, riset, dan pengabdian masyarakat di Raja Ampat.
“Kami tentunya sangat menyambut baik kerja sama ini, dan kami juga tentunya berkomitmen mendukung pengembangan sumber daya manusia, riset, dan pengabdian masyarakat di Raja Ampat,” terang Dekan FISIP UGM, Sawan Mas’udi.
Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat kemitraan antara sektor pendidikan dan pemerintah daerah, sebagaimana telah dilakukan di berbagai daerah lain di Indonesia.
Melalui kerja sama ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan di Raja Ampat memiliki acuan pembangunan yang jelas, terintegrasi, dan adaptif terhadap dinamika sosial, ekonomi, dan lingkungan di wilayah kepulauan yang kaya akan potensi ini.
















Hari ini : 402
Kemarin : 1317
Total Kunjungan : 237184
Hits Hari ini : 841
Who's Online : 6