Pemkot Sorong Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat, 55 Peserta Terima Bantuan Peralatan

ISTORI NEWS : Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan program Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Tahun Anggaran 2025.

ISTORINEWS.COM, Kota Sorong– Pemerintah Kota Sorong melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat melaksanakan program Fasilitasi Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa Tahun Anggaran 2025.

Kegiatan ini ditandai dengan pelatihan serta penyerahan bantuan peralatan usaha kue kepada 55 peserta di Kota Sorong, bertempat di aula SMK YPK Maranatha Remu, Rabu (1/10/2025).

Bacaan Lainnya

Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Sorong, Tajudin, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme para peserta, khususnya kaum ibu, yang hadir mengikuti pelatihan.

Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen Wali Kota Sorong dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat.

ISTORI NEWS : Kepala Dinas Pemberdayaan Masyaralat Kota Sorong, Ridwan Gultom.

“Kehadiran ibu-ibu pagi ini memberi semangat tersendiri. Harapan pemerintah, bantuan yang diberikan tidak hanya dipakai sesaat, tetapi benar-benar dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas ekonomi keluarga,” ujar Tajudin dalam sambutannya.

Ia menegaskan bahwa kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa perlu dijalankan secara berkelanjutan, bukan hanya sekadar formalitas.

Bantuan peralatan usaha yang diberikan, katanya, harus dimanfaatkan secara produktif agar dapat meningkatkan kesejahteraan rumah tangga.

Selain itu, Tajudin juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi dan ekonomi bagi kemajuan bangsa. “Kalau negara ingin maju, dua hal yang harus dikuasai adalah teknologi dan ekonomi. Maka dari itu, kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota Sorong, Ridwan Gultom, mengatakan upaya mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya sektor usaha rumah tangga, kembali dilanjutkan tahun ini.

Program pemberdayaan yang telah berlangsung sejak tiga tahun terakhir terus menunjukkan peningkatan dari sisi jumlah penerima manfaat.

Menurutnya, peserta yang terlibat mayoritas berasal dari kalangan usaha kecil berbasis rumah tangga. Seleksi dilakukan melalui penilaian proposal yang diajukan serta pemantauan langsung di lapangan.

“Pada tahun pertama jumlah penerima manfaat mencapai 50 orang. Tahun kedua meningkat menjadi 70 orang, dan tahun ini kembali kami berikan kesempatan kepada 55 orang,” ungkap Gultom.

Program ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus melahirkan UMKM baru yang berdaya saing.

menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk menambah pendapatan dari usaha rumah tangga lewat bantuan yang diberikan dari Pemerintah Kota Sorong melalui Dians Pemberdayaan Masyarakat.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pendapatan masyarakat tentunya melalui usaha rumah tangga. Namun kami juga berharap lewat bantuan ini para ibu ini dapat kembangkan usaha industri rumahan sehingga setiap rumah tangga ekonominya semakin maju,” tandas Gultom.

Kegiatan ini didanai melalui DPA Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota Sorong Tahun Anggaran 2025 dan diharapkan mampu menjadi langkah konkret dalam meningkatkan pendapatan asli desa melalui usaha ekonomi kreatif masyarakat.

Pos terkait