ISTORINEWS.COM, Sorong– Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Otonomi Khusus (Musrembang Otsus) tahun 2025, di aula Lambert Jitmau, Kamis (10/4/2025.
Walikota Sorong Septinus Lobat dalam sambutannya mengatakan Musrembang Otsus baru pertama kalinya dilakukan oleh Prmerintah Kota Sorong melalui Badan Perencanaan Pembanginan Daerah (Bappeda).
“Pemerintah Kota Sorong baru pernah melakukan Musrrmbang Osus, tahun 2025 ini baru pertama kali. Kegiatan ini dilakukan oleh Bappeda,” ujar Septinus Lobat.
Oleh sebab itu, tentunya sebagai walikota Sorong, saya berikan apresiasi kepada kepala Bappeda bersama staf yang telah sukseakan kegiatan penting ini,” lanjutnya.
Ia pun mengatakan Musrembang Otsus ini dilakukan untuk Orang Asli Papua yang merujuk pada pemanfaatan dana Otonomi Khusus.
Musrembang Otsus merupakan forum antar pelaku penyusun rencana pembangunan nasional dan rancangan pembangunan daerah melalui Otonomi Khusus.
Menurut Lobat, pelaksanaan Musrembang Otsus bertujuan menyusun usulan kegiatan yang didanai oleh dana Otsus tahun anggaran 2026.
“Musrembang adalah forum untuk menyusun rencana pembangunan nasional dan daerah, dengan tujuan menyusun usulan kegiatan yang nantinya didanai oleh dana otsus tahun anggaran 2026, berdasarkan masukan dan kebutuhan Orang Asli Papua,” tandas Walikota Septinus Lobat.
Kata mantan Penjabat Walikota Sorong, yang paling penting dalam Musrebang Otsus ini adalah desk Papua Sehat, Papua Pintar dan Papua Cerdas sebagai bagian dari Musrembang Otsus Kota Sorong tahun 2025.
Melalui Musrembang Otsus itu, bertindak sebagai narasumber Walikota Sorong, Septinus Lobat, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inofasi Daerah (Papperida) Papua Barat Daya, Rahman, Ketua Badan Pengarah Percepatan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) Papua Baray Daya, Otto Ihalauw dan perwakilan ketua Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MRPBD).











Hari ini : 1133
Kemarin : 0
Total Kunjungan : 402333
Hits Hari ini : 1901
Who's Online : 7