Satgas Damai Cartenz Selidiki Penembakan Karyawan Freeport di Grasberg Mimika Papua Tengah

Satgas Damai Cartenz Selidiki Penembakan Karyawan Freeport di Grasberg Mimika Papua Tengah.

ISTORINEWS.COM, Timika — Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika dan unsur pengamanan wilayah Tembagapura melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait insiden penembakan terhadap seorang karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (11/3/2026).

Korban diketahui bernama Simson Mulia (48), karyawan PT Freeport Indonesia, yang meninggal dunia akibat luka tembak di bagian bawah telinga. Berdasarkan keterangan medis, luka tembak masuk dari bawah telinga kanan dan keluar di bagian bawah telinga kiri.

Bacaan Lainnya

Kronologi Kejadian

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan bahwa peristiwa penembakan terjadi saat korban bersama rekannya baru saja menyelesaikan pekerjaan survei di area tersebut.

Saat kejadian, korban berada di bagian belakang kendaraan pikap untuk merapikan perlengkapan dan peralatan kerja.

“Berdasarkan keterangan saksi yang merupakan rekan korban sekaligus sopir kendaraan, saat itu korban sedang merapikan perlengkapan survei karena pekerjaan tanah yang mereka lakukan telah selesai. Korban berada di bagian belakang kendaraan pikap ketika tiba-tiba terdengar dua kali suara letusan dari arah yang belum dapat dipastikan,” ujar Yusuf Sutejo, Jumat (13/3/2026).

Saksi kemudian melihat korban langsung terjatuh dan helm yang dikenakannya terlepas. Menyadari situasi tersebut, saksi segera menghubungi base camp menggunakan handy talky (HT) untuk meminta bantuan evakuasi.

Proses Evakuasi Korban

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat keamanan bersama tim medis segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Dalam perjalanan menuju lokasi, aparat sempat mendapat gangguan berupa tembakan dari kelompok kriminal bersenjata yang berada di area perbukitan sekitar lokasi kejadian. Meski demikian, tim tetap memprioritaskan penyelamatan korban agar segera mendapat penanganan medis.

Korban kemudian dievakuasi menuju RS SOS Mile 68 untuk mendapatkan perawatan. Namun setelah menjalani pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.31 WIT.

Pengawalan Jenazah

Setelah proses pemulasaraan selesai, aparat keamanan turut mengawal pemulangan jenazah korban. Jenazah diterbangkan dari Timika menuju Jakarta pada Kamis (12/3/2026), sebelum selanjutnya dibawa ke rumah duka keluarga di Bandung, Jawa Barat.

Penyelidikan dan Komitmen Ungkap Pelaku

Sebagai tindak lanjut, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika melakukan olah TKP di lokasi penembakan yang berada di Area Jayapura Chuser, Distrik Tembagapura.

Kegiatan diawali dengan konsolidasi tim di Mile 68 Tembagapura, dilanjutkan dengan pemeriksaan saksi di rumah sakit serta koordinasi dengan unsur pengamanan di Posko 900 sebelum menuju lokasi kejadian.

Di lokasi, tim melakukan rekonstruksi awal melalui tujuh adegan olah TKP, termasuk memeriksa posisi kendaraan saat kejadian, posisi korban saat terjatuh, arah datangnya tembakan, serta posisi saksi saat peristiwa berlangsung.

Seluruh rangkaian kegiatan olah TKP dilaporkan berjalan aman dan lancar hingga tim kembali melakukan konsolidasi akhir di Mile 68 Tembagapura.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aparat keamanan berkomitmen mengungkap kasus tersebut secara profesional.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku penembakan ini. Seluruh proses penanganan perkara akan dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, sambil menunggu perkembangan hasil penyelidikan yang masih terus dilakukan oleh aparat keamanan. (rls)

Pos terkait